Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela bersama Wali Kota Blitar, Santoso memeriksa kesiapan sarana prasarana protokol kesehatan di Stasiun Blitar

BERITABLITAR.COM – Menghadapi diberlakukannya New Normal atatu Tatanan Kehidupan Baru, TNI dan Polri membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mendisiplinkan masyarakat. Dimana tugas mereka mengawasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di pusat keramaian yang ada di Kota Blitar. Dalam pelaksanaannya petugas akan melalukan pendekatan humanis bagi warga masyarakat yang tidak patuh dengan protokol kesehatan.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan, personil TNI dan Polri akan disebar di titik keramaian di Kota Blitar. Diantaranya pusat perbelanjaan, mal, pasar tradisional, tempat ibadah, sport centre dan pusat angkutan umum seperti terminal dan stasiun. Tempat-tempat tersebut akan dijaga petugas dari TNI dan Polri.

“Kami dari Polres Blitar Kota dan TNI sepakat dan siap mengamankan dan melaksanakan kegiatan mendisiplinkan protokol kesehatan pada area publik. Selain dari Polri dan TNI, nanti kita juga akan dibantu petugas dari Satpol PP. Ada beberapa titik keramaian yang perlu diantisipasi, seperti pusat perekonomian dan moda transportasi,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Jumat (5/6/2020).

Lebih lanjut Leonard menyampaikan, aparat keamanan akan mendisiplinkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menerapkan physical distancing (jaga jarak). 

“Nanti akan dibuatkan sistem dan sarana prasarana protokol kesehatan di moda transportasi dan ruang publik. Selain dari aparat juga akan ada petugas internal dari masing-masing pengelola tempat keramaian yang akan mengawasi protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang sudah dibuat akan disosialisaikan ke masyarakat melalui pemangku kepentingan,” tandasnya.

Sementara Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Blitar Hakim Sisworo menyampaikan, selain kesiapan petugas TNI dan Polri, sesuai instruksi Kemendagri penerapan New Normal diatur melalui Peraturan Daerah (Perda). Saat ini Pemkot Blitar juga tengah menggodok Peraturan Walikota (Perwali) terkait penerapan New Normal.

“Pembentukan Perda membutuhkan  proses dan waktu yang cukup panjang. Sedangkan jika dilihat kondisi di daerah aturan harus segera dibuat. Ada beberapa fase yang akan dilakukan. Saat ini sedang dibahas aturannya dan nanti akan dijadikan Perwali,” jelas Hakim Sisworo. (Fajar AT)

Sejumlah Cafe di Kota Blitar Ikuti Rapid Test, 8 Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Bupati Blitar Serahkan Bantuan Sembako dan Modal Usaha dari Kemensos Secara Simbolis
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.