Bupati Blitar, Rijanto bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat menyerahkan bantuan sosial sembako di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

BERITABLITAR.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Rehabilitasi Sosial memberikan bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19 dan bantuan modal usaha bagi penerima manfaat.

Bantuan sembako dan modal usaha dari Ditjen Rehabilitasi Sosial Kemensos ini, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Blitar, Rijanto kepada warga terdampak Covid-19 dan warga penerima manfaat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Kamis (4/6/2020).

Penyerahan bantuan sosial sembako dan modal usaha bagi penerima manfaat dari Balai Mulia Jaya Jakarta ini, dihadiri langsung Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat.

Bupati Blitar, Rijanto mengatakan, penyerahan bantuan dari Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos ini, diberikan kepada Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), lanjut Usia (lansia), korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan korban PHK. Selain itu juga diberikan bantuan modal usaha bagi mereka yang sudah mengikuti pelatihan senila Rp 5 juta per orang untuk sekitar 8 orang.

“Bantuan sembako diberikan kepada 50 warga penerima manfaat. Sedangkan bantuan modal usaha diberikan kepada 8 orang yang sudah mengikuti pelatihan. Dimana per orang mendapat bantuan modal Rp 5 juta. Jadi totalnya Rp. 40 juta,” kata Rijanto, Kamis (4/6/2020).

Bupati Blitar, dalam kesempatan tersebut, juga menyampaikan progres penanganan virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Blitar. Bupati menyebut, Gugus Tugas dalam menangani Covid-19 di Kabupaten Blitar sangat solid dan baik. Dimana Pemda bersama TNI, Polri kompak dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blitar..

“Kita solid, kita bersama-sama bergotong royong mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar juga bisa ditekan,” tandasnya.

Lebih lanjut Bupati Blitar menyampaikan, hingga saat ini ada 10 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Blitar.

“Dari 10 pasien positif tersebut, 6  diantaranya dinyatakan sembuh, 3 meninggal dunia dan 1 pasien dalam masa observasi dan tinggal menunggu hasil swapnya,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menambahkan, dengan tambahan satu pasien sembuh, berarti saat ini, Kabupaten Blitar hanya menyisakan 1 pasien positif Covid19. 

“Pasien yang masih positif ini juga sudah tidak dirawat di rumah sakit, melainkan isolasi mandiri di rumah karena kondisi kesehatannya sangat baik,” imbuhnya.

Bupati menegaskan, ini merupakan progres yang sangat baik. Kalau daerah lain ada peningkatan terus, sementara di Kabupaten Blitar bisa mengendalikan.

“Kalau ini nanti terus turun, insyaallah new normal akan kita segera laksanakan,” tegasnya. (Fajar AT)

Hadapi New Normal, TNI Dan Polri Awasi Disiplin Masyarakat Di Titik Keramaian
Jelang Pelaksanaan New Normal, Forkopimda Kota Blitar Cek Kesiapan Tempat Perbelanjaan
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.