Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela menunjukan barang bukti minuman keras dan arak hasil razia selama dua hari

BLITAR –  Hanya dalam dua hari Polres Blitar Kota berhasil mengamankan sebanyak 208 botol miras dan arak. Ini membuktikan, meski ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19 peredaran minuman keras (miras) di Blitar masih cukup tinggi.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, miras dan arak tersebut, disita dari sejumlah pedagang yang berada di 9 kecamatan di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

“Razia minuman keras ini kami lakukan sejak Rabu 6 Mei hingga Jumat 8 Mei 2020. Ini adalah hasil penindakan penjualan minuman keras yang beredar di seluruh wilayah hukum Polres Blitar Kota,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Jumat (8/5/2020).

Lebih lanjut  Leonard menyampaikan, selain minuman miras pabrikan, Polres Blitar Kota juga berhasil mengungkap sebuah industri rumahan yang memproduksi minuman jenis arak. Dalam sehari industri rumahan ini bisa memproduksi minimal 10 botol arak dengan cara difermentasi dan dijual ke toko-toko.

“Sealin miras pabrian, dalam kegiatan ini kami juga mengungkap industri rumahan pembuat sejenis arak yang sehari bisa memproduksi minimal 10 botol,” jelasnya.

Leonard menambahkan, penjual menyembunyikan miras dan arak di bawah tumpukan dagangan lainnya seperti kebutuhan pokok.

“Untuk mengelabuhi petugas, para penjual ini rata-rata menjual miras dengan cara disembunyikan. Mereka menumpuk miras di bawah dagangan lain,” tandasnya.

Polres Blitar Kota secara rutin akan terus berupaya merazia perdaran minuman keras dan arak di wilayah hukum polres Blitar Kota.

“Para pembuat dan penjual miras akan diproses hukum dengan tindak pidana ringan (Tipiring). Berkas kasus ini akan segera dilimpahkan ke kejaksaan agar segera disidangkan di pengadilan,” pungkas Kapolres Blitar Kota. (Fajar AT)

Penjual Miras Oplosan Di Kademangan Yang Sebabkan 8 Orang Meninggal, Dijerat Pasal Berlapis
Anak Di Bawah Umur Hamil 8 Bulan Akibat Dinodai Pamanya Sendiri
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.