BLITAR – Marak beredarnya postingan netizen di media sosial (medsos) facebook yang bertuliskan “jalan jati gang 8 kota blitar…positif  Corona … dimohon seluruh anggota grub untuk hati-hati .. dan jaga kebersihan”, membuat banyak warga yang resah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr Muhammad Muchlis dalam menanggapi hal tersebut mengatakan, bahwa kabar yang beredar di medsos tersebut belum pasti kebenarannya. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium BBTKLPP di Surabaya.

“Saat ini yang bersangkutan masih berstatus Pasien Dalam pengawasan (PDP) dan dirawat di RSUD Mardi Waluyo. Kita tunggu hasil pemeriksaan swap test laboratorium BBTKLPP di Surabaya. Jadi info tersebut belum tentu benar,” kata dr Muhammad Muchlis, Rabu (29/4/2020).

Lebih lanjut dr Muchlis menyampaikan, untuk itu dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tetap berfikiran positif. Namun demikian masyarakat harus tetap waspada menjaga diri, keluarga dan lingkungan. Masyarakat tetap disiplin dan mematuhi anjuran pemerintah seperti, selalu menjaga kebersihan, mencuci tangan, mengenakan masker, jaga jarak atau physical distancing.

“Kita harus tetap tenang dan berfikiran postif. Situasi seperti ini kita harus saling peduli, saling menjaga dengan keluarga dan lingkungan karena siapapun bisa mengalami sakit. Dan yang terpenting kita tetap jaga jarak, dan tetap menjaga kebersihan, mencuci tangan dan selalu mengenakan masker ketika melakukan kegiatan di luar rumah” jelasnya.

Muchlis menambahkan, apabila ada masyarakat yang mengalami sakit dan merasakan gejala demam, batuk pilek, sesak nafas dan nyeri tenggorokan, agar cepat memeriksakan diri ke dokter atau puskesmas terdekat.

“Hal ini agar ada atau tidak adanya Covid-19 bisa cepat terdeteksi dan tertangani. Dengan harapan bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19,” pungkasnya. (Fajar At)

Pasien Asal Srengat Kembali Dinyatakan Positif , Sebelumnya Dinyatakan Sudah Sembuh
Kapolres Blitar, Bupati dan Dandim Bantu Siapkan Makanan Untuk Warga Terdampak Covid-19
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.