Polres Blitar membagikan makanan sahur bagi para pekerja malam seperti, tukang becak, pedagang kaki lima, tukang ojek dan penjaga malam

BLITAR – Ditengah pandemi wabah virus Corona atau Covid-19 ini, Polres Blitar Kota peduli terhadap masyarakat, khususnya umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini.

Untuk itu Polres Blitar Kota selama bulan Ramadhan ini, menggelar bhakti sosial Sahur On The Road, yaitu dengan mendirikan dapur umum.

Tiga kali dalam seminggu selama bulan Ramadhan ini, Polres Blitar Kota menyediakan sekitar 200 paket makanan yang diperuntukan bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa dan tidak sempat pulang makan sahur dirumahnya.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan, kegiatan Sahur On The Road ini merupakan wujud kepedulian Polres Blitar Kota kepada masyarakat yang setiap hari bekerja dijalan dan tidak sempat pulang kerumah untuk makan sahur.

“Masih banyak dari saudara kita yang harus bekerja dijalan jauh dari rumah, sehingga tak sempat pulang untuk makan sahur. Dan ini sebagai wujud kepedulian Polres Blitar Kota kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Ramadan ditengah pandemi Covid 19,” kata AKBP Leonar M Sinambela, Rabu (29/4/2020).

Lebih lanjut Leonard menyampaikan, adapan sasaran Sahur On The Road ini adalah para pekerja malam seperti, tukang becak, pedagang kaki lima, tukang ojek dan penjaga malam atau security.

“Dalam kegiatan berbagi ini, kami menyisir jalan-jalan dan pasar di wilayah Kota Blitar untuk membagikan makan sahur pada mereka,” jelasnya.

Leonard berharap, dengan adanya kegiatan Sahur On The Road ini, masyarakat Kota Blitar  khususnya umat Islam, meski ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19 ini, bisa tetap dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusuk.

“Kami berharap, meski di tengah kondisi wabah Covid 19, kegiatan ini setidaknya bisa sedikit meringankan dan memudahkan masyarakat yang ingin melakukan makan sahur untuk menjalankan ibadah puasa ramadhan dengan khusuk,” pungkasnya. (Fajar AT)

Anaknya Butuh Susu, Tukang Bangunan di Blitar Curi Handphone Seharga Rp 11 Juta
Pasien Asal Srengat Kembali Dinyatakan Positif , Sebelumnya Dinyatakan Sudah Sembuh
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.