Pembangunan kios Sentra PKL di Lapangan Pekunden Jalan Bengawan Solo Kota Blitar yang tidak ber IMB

BLITAR  – Meskipun Plt Wali Kota Blitar, Santoso melalui Sekretaris Daera Kota Blitar, Rudy Wijanarko meminta pekerjaan Kios di Lapangan Pakunden untuk diberhentikan pelaksanaannya. Namun pelaksana pembangunan Sentra PKL eks Jalan Mastrip, yaitu CV . Bima Sakti hingga Jumat (24/4/2020)  tetap melaksanakan pembangunan kios yang berada di Jalan Benganwan Solo Kota Blitar tersebut. Proyek dengan nilai kontrak Rp. 197, 646 juta ini, dibiayai dengan Dana Alokasi Umum (DAU).

Permintaan penghentian pekerjaan tersebut dilakukan Sekretaris Daera Kota Blitar, Rudy Wijanarko melalui surat kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar tertanggal 23 April 2020.  Adapun isi surat tersebut menindak lanjuti rekomendasi DPRD Kota Blitar, terkait pembagunan stan/kios di Lapangan Pakunden yang dinilai tidak melengkapi dokumen perencanaan (tidak ber IMB).

Baca juga : Plt Wali Kota Blitar Dinilai Abaikan Rekomendasi DPRD Kota Blitar Terkait Pembangunan Kios

Menanggapi tetap dilaksanakan pekerjaan kios untuk sentra PKL di Lapangan Pakunden tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Blitar, Ridho Handoko mengatakan, memang benar pekerjaan pembangunan kios untuk eks PKL Jalan Mastrip tetap dilaksanakan. Padahal sesuai surat Pemerintah Kota Blitar melalui Sekda yang dilayangkan ke Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar pada Kamis (23/4/2020 ) kemarin itu agar dihentikan sejak surat itu berlaku yaitu tanggal 23 April.

“Karena pekerjaan kios tetap dilaksanakan, akhirnya kami datang ke lokasi untuk mengecek betul apa tidak kegiatan itu tetap dilanjutkan atau tidak berhenti. Ternyata benar,” kata Ridho Handoko, Jumat (24/4/2020).

Lebih lanjut Ridho menyampaikan, saat di lokasi pekerjaan dia mengingatkan pelaksana kegiatan untuk segera menghentikan pekerjaan kios tersebut, karena belum ada Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) nya.

“Jadi bangunan kalau belum ada IMB itu seharusnya dihentikan sampai IMB sudah terbit. Biasa kalau tidak ada IMB, bangunan tersebut harus dibongkar dulu. Setelah seluruh dokumen dan IMB lengkap baru dibangun kembali,” jelasnya.

Ridho  menegaskan, jika besuk Sabtu (25/4/2020)  pekerjaan masih tetap dilaksanakan, tidak menutup kemungkinan Satpol PP, Senin (27/4/2020) mendatang akan menertipkan pembangunan kios yang berada di Jalan Bengawan Solo Kota Blitar itu.

“Jadi masukan-masukan dari DPRD, Pemerintah Daerah itu harus didengarkan oleh OPD, khusunya OPD dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dan nanti jika tetap melanjutkan pembangunan kami bersama Satpol PP akan tegas menertipkan,” pungaksnya.

Sementar pihak pelaksana pembangunan kios Sentra PKL, CV Bima Sakti mengaku, jika pihaknya  belum menerima surat tersebut dan belum mengetahui kalau pekerjaannya harus dihentikan.

“Sampai hari ini, kami belum menerima surat tersebut. Besuk akan saya liburkan,” jelas pelaksana CV Bima Sakti.

Sebelumnya diberitakan, proses pembangunan stan atau kios di Lapangan Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar dinilai menyalahi prosedur. Komisi III DPRD Kota Blitar saat melakukan inspeksi mendadak (sidak)  di lokasi kios yang diperuntukan eks pedagang Jalan Mastrip itu, menemukan beberapa pelanggaran. Diantaranya, dalam Dokumen Perencanaan tidak diketemukan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Dewan merekomendasikan kepada Plt Wali Kota Blitar untuk menghentikan proses pembangunan kios di lapangan Pakunden tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan, hasil rapat kerja dan inspeksi mendadak (sidak) Komisi III pada pembangunan stand/kios eks pedagang Jalan Mastrip di Lapangan Pakunden tersebut, DPRD Kota Blitar merekomendasikan kepada Plt Wali Kota Blitar. Adapun isi rekomendasi tersebut diantaranya, agar proses pembangunan stand/kios pedagang eks Jl. Mastrip di Lapangan Pakunden untuk dihentikan, karena dinilai telah melanggar aturan. Namun hingga saat ini proses pembangunan kios tersebut masih terus berlangsung. (Fajar AT)

Berkat Pendataan Pendatang Terkait Corona, Polres Blitar Kota Ringkus Dua Pelaku Pencurian Spesialis Mobil
Dewan Kota Blitar, Soroti Refocusing Dan Realokasi APBD TA 2020 Untuk Penanganan Cocid-19
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.