Dua orang pelaku pencurian di sebuah supermarket di Jalan Merdeka Kota Blitar

BLITAR – Satreskrim Polres Blitar Kota mengamankan dua orang pelaku pencurian koyok di sebuah supermarket di Jalan Merdeka Kota Blitar, Jumat (17/4/2020) sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku mengaku jika supermarket di Jalan Merdeka Kota Blitar (Blitar Square) itu merupakan lokasi pencurian ke 11.

Saat kejadian saksi melihat pelaku mengambil barang, setelah itu pelaku langsung pergi tidak menuju ke Kasir untuk melakukan pembayaran. Sesampainya di pintu keluar Blitar Square pelaku dipanggil dan dihentikan oleh saksi, namun pelaku melarikan diri kearah jalan menuju ke temannya yang sudah menunggu di dalam Mobil.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, sebelumnya kedua kawanan ini telah melakukan aksi pencurian di Malang dan Kabupaten Blitar. Dimana, 3 TKP di wilayah Malang, 2 TKP di wilayah Kota Blitar , dan 6 TKP di wilayah Kabupaten Blitar.

“Mereka berangkat dari Surabaya menggunakan mobil sewaan dan berkeliling mencari supermarket dan minimarket sebagai sasaran pencurian,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Senin (20/4/2020).

Leonard menyebut, kedua pelaku  tersebut yaitu Bayu Taufan (48), warga Gubeng Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota Surabaya dan Tjahyo Poernomo (53), warga Kelurahan Rancamanyar Kecamatan Baleendah Kabupaten  Bandung, Jawa Barat, namun berdomisili di Kecamatan Genteng Surabaya.

Kapolres Blitar Kota menambahkan, selain koyok, barang yang dicuri kedua pelaku diantaranya vitamin yang banyak diburu masyarakat di tengah pandemi Corona atau Covid-19, serta berbagai merek obat oles, minyak kayu putih dan pasta gigi. Pelaku melakukan aksinya antar kota dengan sasaran supermarket dan minimarket. Terakhir pelaku mencuri di sebuah supermarket di Jalan Merdeka Kota Blitar.

“Usai melakukan pencurian satu pelaku tertangkap petugas supermarket dan langsung dilaporkan ke kepolisian.  Kemudian pelaku lainnya yang sedang menunggu di mobil melarikan diri. Namun kemudian berhasil diamankan. Rencananya barang-barang hasil curian ini akan dijual kembali ke warung-warung yang ada di daerah pedesaan,”imbuhnya.

Pelaku Bayu Taufan berhasil diamankan oleh satpam dibantu tukang parkir. Dan setelah dilakukan penggledahan, ditemukan barang yang dicuri pelaku.

“Akibat perbutannya, keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Fajar AT)

40 KA Penumpang Batal, KAI Daop 7 Tingkatkan Angkutan Barang
Tuai Kritikan Dewan Dan Warga, Pemkot Blitar Ubah Teknis Pembagian Sembako
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.