Bangunan baru gedung SMP Negeri 3 Kota Blitar yang akan dijadikan tempat karantina para pemudik dari luar negeri maupun luar kota

BLITAR – Untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kota Blitar menyiapkan tiga tempat karantina bagi pemudik yang baru kembali dari luar negeri maupun luar daerah. Tiga tempat tersebut diantaranya gedung baru SMP Negeri 3 Blitar, Rusunawa milik Yonif 511 dan Gedung Kesenian milik Pemkot Blitar.

Sejumlah anggota dewan saat melakukan pengecekan bangunan baru gedung SMP Negeri 3 Kota Blitar

Plt. Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan, tiga lokasi ini bakal digunakan untuk pemudik sesuai tempat asalnya. Gedung baru SMP Negeri 3 disiapkan untuk warga Kecamatan Kepanjenkidul, Rusunawa 511 untuk warga Kecamatan Sananwetan, dan Gedung Kesenian untuk warga Kecamatan Sukorejo.

“Kami menyediakan tiga tempat karantina ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kota Blitar. Pemkot Blitar segera menyiapkan sarana prasarana di tempat karantina untuk pemudik. Diperkirakan dari tiga tempat itu diperkirakan bisa menampung lebih 300 orang”, kata Santoso, Selasa (7/4/2020).

Lebih lanjut Santoso menyampaikan, untuk gedung baru SMP Negeri 3 persiapannya akan dilakukan lebih matang. Karena gedung sekolah itu berukuran cukup besar dan bisa menampung cukup banyak orang. Di gedung SMP Negeri 3 ini ada lima ruang yang bisa digunakan untuk para pemudik.

“Gedung SMP Negeri 3 bisa digunakan untuk lokasi karantina bagi para pemudik. Tinggal menambahkan tempat tidur dan sarana lainnya. Secepatnya akan kami siapkan sarana dan prasarananya,” jelasnya.

Santoso menambahkan, setelah tempat karantina siap, prosedur tetap (Protap) bagi para pemudik yang tiba di Kota Blitar akan langsung dilaksanakan. Seluruh pemudik yang menggunakan kereta api, bus, maupun kendaraan pribadi akan menjalani pemeriksaan di tempat karantina. Pemerintah tingkat Kecamatan dan Kelurahan diminta agar ikut proaktif mengawasi warganya yang baru datang.

“Nantinya jika ada pemudik yang terindikasi memiliki gejala virus Corona langsung menjalani isolasi di tempat karantina. Sedangkan, pemudik yang sehat boleh pulang setelah menjalani karantina mandiri selama 14 hari di tempat karantina”, pungkas Plt. Wali Kota Blitar. (Fajar AT)

Pria ODGJ Di Blitar Diketemukan Tewas Gantung Diri
Para Pemudik Asal Kabupaten Blitar Disiapkan 220 Tempat Karantina
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.