Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M. Sinambela bersama Sekda Kota Blitar, Rudy Widjanarko, Komandan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha, Letkol Inf Georgius Luky Ariesta, dan Ka BPBD Kota Blitar meninjau Posko terpadu satgas penanganan Virus Covid-19

BLITAR – Untuk pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang kemungkinan dibawa oleh penumpang dari luar kota, di Kota Blitar telah didirikan dua posko pengecekan penumpang dari luar kota. Dua posko tersebut didirikan di Stasiun Blitar dan di Terminal Patria Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M. Sinambela bersama Sekda Kota Blitar, Rudy Widjanarko, Komandan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha, Letkol Inf Georgius Luky Ariesta, dan Ka BPBD Kota Blitar meninjau Posko terpadu satgas penanganan Virus Covid-19, Rabu (1/4/2020).

AKBP Leonard M Sinambela memgatakan, guna memantau pergerakan masyarakat yang naik Kereta Api maupun kendaraan umum Bus dari luar kota yang masuk ke wilayah Kota/Kabupaten Blitar dilakukan pengecekan kesehatan atau kondisi para penumpang tersebut.

“Kita pantau para penumpang yang baru saja turun dan akan masuk wilayah Blitar. Atau orang-orang Blitar yang mungkin saja baru pulang merantau dari daerah lain,” kata AKBP Leonard M Sinambela usai mengecek posko.

Lebih lanjut Leonard menyampaikan, adapun mekanisme pengecekan yang dilakukan oleh Petugas Posko tersebut diantaranya, cuci tangan menggunakan hand Sanitizer, pengecekan suhu tubuh menggunakan Termogun, kemudian mengisi daftar nama, asal dan tujuan perjalanan penumpang.

“Bila ditemukan penumpang dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius akan dibawa ke ruang isolasi sementara yang sudah disiapkan”, imbuhnya.

Kapolres Blitar Kota menambahkan, adapun yang berjaga di posko tersebut adalah petugas gabungan dari Personel Polri Polres Blitar Kota, Kodim 0808 Blitar, Petugas PT KAI Blitar , Petugas Terminal Patria, Dishub Kota Blitar , Satpol PP Kota Blitar , BPBD Kota Blitar dan Dinkes Kota Blitar.

“Kedua posko ini beroperasi selama 24 jam. Dengan cara ini diharapkan pemantauan warga yang baru datang ke Blitar bisa dimaksimalkan. Sehingga dapat memutus rantai penyebaran virus Corona”, pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Blitar saat ini masuk dalam salah satu zona merah di Jawa Timur setelah satu warganya dinyatakan positif terjangkit Covid-19. (Fajar AT)

Satu PDP Asal Kabupaten Blitar Dipulangkan Dari RSUD Mardi Waluyo
Pemkot Blitar Alihkan Semua Anggaran Hari Jadi Untuk Tangani Corona
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.