BLITAR – Satnarkoba Polres Blitar Kota mengamankan HS,  seorang petani asal Desa Temenggungan Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar. Pria 28 tahun ini diamankan polisi lantaran kedapatan mengedarkan sabu dan pip dobel L di Blitar. HS mengaku meneruskan bisnis narkoba milik kakaknya yang saat ini berada di dalam penjara.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, HS ditangkap polisi karena menjadi pengedar sabu dan pil dobel L di wilayah Hukum Polres Blitar Kota.

“HS menjadi pengedar karena meneruskan usaha jual beli narkotika kakaknya, yaitu ST, yang saat ini tengah menjalani proses hukum di kepoolisian,” kata AKBP Leonard M. Sinambela, Jumat (21/2/2020).

Lebih lanjut Leonard menyampaikan, meski masih menjalani proses hukum, ternyata ST juga masih memiliki sisa barang terlarang itu dan menyimpannya di kandang kambing rumahnya. Kemudian barang barang itu dijual HS.

“HS sudah menjual 5 poket sabu atau setara 2,5 gram sabu dan 700 pil dobel L. Dia menjual satu poket sabu dengan harga Rp. 400 ribu, sedangkan untuk pil dobel L, sekali transaksi 4 butir dia jual dengan harga Rp. 10 ribu. Sisanya sebanyak 400 butir pil dobel dari tangan HS disita polisi,” jelasnya.

Kapolres Blitar Kota menambahkan, HS dikenakan pasal berlapis yaitu pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.  Dan pasal 197 sub Pasal 196 UU RI No 36 th 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara di tempat yang sama, HS mengaku, selain mengedarkan, dia juga mengkonsumi pil dobel L dan sabu.

“Saya menjual barang barang terlarang itu ke teman teman saya,” ujarnya. (Fajar AT)

Blitar Kembali Diserang Puting Beliung. Pohon Besar Tumbang Tutup Jalan Provinsi
The Jack Blitar Dan Bonek Blitar Nobar Bersama Kapolres Blitar Kota
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.