BLITAR – Kota Blitar dan sekitarnya kembali dilanda hujan lebat yang disertai angin kencang, Jumat (21/2/2020). Akibat amukan Puting Beliung mulai pukul 13.30 hingga 14.30 tersebut, beberapa pohon besar tumbang hingga menutup jalan. Bahkan beberapa bangunan rusak akibat tertimpa pohon.

Di Jalan Kenari Kota Blitar, pohon berukuran cukup besar roboh melintang di jalur provinsi tersebut. Meski tak ada korban jiwa namun, pohon tumbang ini sempat menutup seluruh akses jalan hingga arus lalu lintas macet total.

Demikian juga di Jalan Sumatra, tepatnya depan Asrama Polisi (Aspol) Karanglo, 2 pohon tumbang bersama akarnya hingga akses jalan tutup total. Beruntung tidak ada korban jiwa. Selain di Jalan Kenari dan Jalan Sumatra Kota Blitar, pohon roboh dengan ukuran cukup besar juga terjadi di sejumlah titik lainnya.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, dilaporkan ada 17 titik pohon roboh yang dampaknya menutup akses jalan hingga menimpa rumah warga. Beberapa diantaranya di Jalan Sumatera, Jalan Veteran, Jalan Bali, Jalan Mastrip dan Jalan Ahmad Yani, Jalan Maluku. Yang terparah, karena ukuran pohon yang roboh cukup besar ada di Jalan Kenari, Jalan Sumatera dan Jalan Bali.

“Ada 17 titik pohon roboh di seluruh Kota Blitar. Sebelumnya kami terima laporan dari masyarakat hanya 8. Namun begitu kami cek ternyata ada 17,” kata AKBP Leonard M Sinambela.

Leonard menambahkan, sementara di Jalan Ahmad Yani Kota Blitar, sebuah cabang pohon  terlihat tercabut dari pohon dan jatuh tepat di atas sebuah mobil pikup yang sedang melintas. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Petugas gabungan Satpol PP, polisi dan TNI langsung melakukan pembersihan di lokasi pohon roboh tumbang tersebut. Diutamakan di jalur utama terlebih dahulu, agar arus lalu lintas kembali normal.

“Kami melakukan upaya penanggulangan dengan membersihkan pohon yang roboh ke jalan utama, agar kondisi lalu lintas kembali normal,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Kesbangbol Dan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, akibat bencana angin kencang ini, pihaknya belum mengetahui jumlah kerugian secara pasti. Karena pihaknya masih melakukan pendataan wilayah terdampak bencana angin kencang.

“Kami masih lakukan penanganan sambil melakukan pendataan  di lapangan,” tandasnya.

Dampak angin puting beliung ini tidak hanya dirasakan di Kota Blitar. Namun di Kabupaten Blitar sejumlah pohon berukuran besar juga roboh. Diantaranya di Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, pagar depan rumah tertimpa pohon. Bahkan di Jalan Maluku angin kencang tersebut merobohkan tiang listrik hingga mengenai halaman rumah makan dan TK Aisyah. Akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materiil ditafsir  mencapai hingga puluhan juta rupiah. (Fajar AT).

Sejumlah Santri Anak-anak di Blitar, Diduga Dicabuli Guru Ngajinya
Edarkan Sabu, Petani Di Blitar Dibekuk Polisi
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.