BLITAR – Dalam rapat gabungan bersama Komisi I, II, dan III, Pemerintah Kota Blitar melalui Kesbangpol dan PBD menyampaikan rincian total kerugian akibat kerusuhan massa suporter di Kota Blitar saat pelaksanaan semifinal Piala Gubernur 2020 antara Persebaya VS Arema FC, Selasa (18/2/2020) lalu.

Kepala Kesbangpol Dan PBD Kota Blitar Hakim Sisworo mengatakan, estimasi kerugian akibat kejadian tersebut mencapai Rp 254 juta. Hakim merinci, 6 orang korban luka-luka, 13 kendaraan roda dua rusak ringan hingga berat, 1 kendaraan roda empat dengan jenis kerusakan kaca pecah dan laptop yang ada di dalamnya raib. Kemudian kerugian barang dagangan milik  toko dan warung dijarah total ada 8, empat rumah rusak ringan serta 6 hektare areal persawahan milik 25 orang rusak mulai ringan hingga parah.

“Hasil pendataan sudah masuk semua. Total nilai kerugian sekitar Rp 254 juta. Ada beberapa warung maupun toko yang terdampak, motor terbakar dan rusak termasuk mobil, serta lahan persawahan,” kata Hakim Sisworo, Kamis (20/2/2020).

Lebih lanjut Hakim menyampaikan, hasil pendataan ini akan dikirim ke pemerintah provinsi. Karena semua kerugian akan ditanggung pemerintah provinsi. Namun terkait proses penyaluran ganti rugi, pihaknya masih akan melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi.

“Hasilnya ini akan dikirim ke provinsi. Nanti bagaimana cara mengantinya masih koordinasi sama provinsi,” tandasnya.

Sebelumnya Plt Walikota Blitar, Santoso menyatakan permohonan maaf kepada warga Kota Blitar yang terdampak kerusuhan suporter. Santoso mengaku, Pemkot hanya sebatas ketempatan. Oleh karena itu, semua dampak yang ditimbulkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim.

“Kita sebatas ketempatan. Kita juga tidak menerima sesuatu dari sponsor. Itu program kegiatan hari jadi provinsi, kita hanya mencoba untuk ikut mensukseskan. Makanya dalam hal ini Polda juga membackup dari kemanaman. Untuk itu, saya atas nama pribadi dan atas nama Pemkot Blitar mohon maaf kepada masyarakat Kota Blitar yang terkena dampak secara langsung. Semua kerusakan dan kerugian akibat kejadian ini sudah didata dinas terkait, nanti akan disampaikan ke provinsi untuk segera mendapatkan ganti rugi,” jelas Santoso. (Fajar AT)

The Jack Blitar Dan Bonek Blitar Nobar Bersama Kapolres Blitar Kota
DPRD Kota Blitar Nilai Panitia Pelaksana Persebaya VS Arema FC Tidak Siap
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.