Blitar, Petugas Satreskrim Polres Blitar Kota mengamankan Wakid Suyudi, warga Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Pria 25 tahun ini diamankan setelah polisi mendapat laporan jika banyak pasien rawat inap di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar kehilangan telefon genggamnya.

Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan. Kemudian petugas kepolisian mengecek CCTV RSUD Mardi Waluyo. Dari CCTV tersebut, petugas melihat seorang pria berpakaian hitam memakai topi dengan gerak-gerik mencurigakan masuk ruang perawatan setiap malam.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, berbekal rekaman CCTV RSUD Mardi Waluyo, petugas berhasil mengungkap identitas pelaku yang kemudian berhasil diringkus. Di hadapan petugas pelaku mengakui semua perbuatanya.

“Selama penyelidikan kami juga memeriksa rekaman CCTV. Dari CCTV inilah kami berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku. Selanjutnya anggota Satreskrim berhasil memgamankan pelaku,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Rabu (12/2/2020).

Sementara Wakid Suyudi, pelaku mengaku, dirinya melakukan aksinya setiap malam hari. Dengan berpura-pura sebagai keluarga pasien, dia dengan leluasa keluar masuk ruang perawatan. Menurut pelaku, setiap melakukan aksinya, dia minimal mendapatkan satu buah handphone milik keluarga pasien.

“Setiap malam saya keliling ke lorong-lorong dan kamar rumah sakit, biasanya saya masuk selalu di atas jam 12.00 malam saat sudah sepi. Kalau ada yang nanya saya pura-pura jadi keluarga pasien,” papar Wakid di depan polisi.

Akibat perbuatannya, Wakid Suyudi diancam pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara. (Fajar AT)

Siti Nur Azizah Ma'ruf Kunjungi Rumah Kreatif Batik Ciprat Penyandang Disabilitas
Antisipasi Corona, 12 Santri Peserta Lomba Robotik di Malaysia Langsung Jalani Screening
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.