Kasatreskrim Polres Blitar AKP Sodik Effendi

BERITABLITAR.COM – Terbukti menghilangkan nyawa bayi yang baru dilahirkannya, SL (37), warga dusun Sumberbulus, Desa Sumberkembar Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. SL menguburkan bayi yang baru dilahirkannya disamping rumahnya, Kamis (30/1/2020). Akibat perbuatannya, saat ini SL telah ditahan di Mapolsek Garum.

Di hadapan polisi, SL mengakui semua perbuatannya. Janda dua anak ini mengaku malu melahirkan bayi hasil hubungan gelapnya dengan lelaki warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

“Saya nekat melakukan ini, karena merasa malu campur bingung,” kata SL, Rabu (5/2/2020).

SL menceritakan awal mula dirinya melahirkan seorang diri di dalam kamar mandi rumahnya, hingga menguburkan di samping rumahnya.

“Usai melahirkan saya sempat menyiram jabang bayi menggunakan air dingin, kemudian saya cekik menggunakan sarung pantai hingga kebahisan nafas. Kemudian saya letakkan tubuh bayi itu di atas kasur selama semalam. Kemudian saya kubur di samping rumah,” papar SL.

Sementara Kasatreskrim Polres Blitar AKP Sodik Effendi mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap SL dan didukung alat bukti, terbukti pelaku adalah ibu dari bayi.

“Pelaku sengaja menghilangkan nyawa anak kandungnya dengan cara disiram pakai air lalu dicekik dengan sarung pantai. Setelah tak bernyawa mayat itu sempat disembunyikan di kamar sebelum akhirnya dikubur di samping rumah,” jelas AKP Sodik Effendi.

Lebih lanjut Sodik menyampaikan,  SL mengaku hamil setelah dua kali berhubungan badan dengan pria asal Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro. Saat ini pria tersebut sudah dimintai keterangan, namun statusnya masih saksi.

“Pelaku mengaku berhubungan badan sebangak dua kali dengan pria tersebut. Saat ini yang bersangkutan sudah kami periksa namun statusnya masih sebagai saksi, ” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga dusun Kedung Bulus, Desa Sumber Kembar, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar digegerkan dengan penemuan sesosok jasad bayi. Penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali diketemukan petugas kepolisian yang sengaja membongkar gundukan tanah mencurigakan di samping rumah wanita berinisial SL 37 tahun. Setelah sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat sekitar.

Masyarakat curiga terhadap kondisi tubuh SL yang semakin hari semakin membesar di bagian perut. Namun kecurigaan ini selalu dibantah oleh SL. Kecurigaan warga semakin menjadi-jadi ketika SL keluar rumah pada Kamis (30/1/2020) pagi. Saat itu warga sekitar rumah SL melihat perutnya tak lagi buncit seperti sebelumnya.

Ditambah lagi ada seorang saksi yang mengetahui jika SL ini sebelumnya sempat terlihat menggali tanah di samping rumahnya. Setelah mendapat laporan, polisi langsung terjun ke TKP kemudian melakukan penggalian tanah yang dimaksud warga. Benar saja polisi menemukan sesosok jasad bayi laki-laki yang baru dilahirkan. (Fajar AT)

Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kaki Palsu Dari Polres Blitar
Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika Kunci Keutuhan Bangsa Indonesia
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.