Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto

BERITABLITAR.COM – Kasus pencemaran Kali Genjong di Desa Suru Kecamatan Doko Kabupaten Blitar oleh pabrik susu perah PT Greenfields semakin ramai dibicarakan. Polres Blitar juga sudah melakukan penyelidikan terkait pencemaran yang dilakukan peternakan sapi tersebut. Bahkan 2 pegawai PT Greenfields sudah dipanggil penyidik Polres Blitar untuk dimintai keterangan.

Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto mengatakan, setelah mendapat informasi dan laporan dari masyarakat pada Jumat (10/01/2020) lalu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan, mengenai dugaan pencemaran limbah di Kali Genjong.

“Kami telah membentuk tim. Kasatreskrim bersama intel turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” kata AKBP Budi Hermanto.

Lebih lanjut Buher, panggilan akrap AKBP Budi Hermanto menyampaikan, dari penyelidikan awal tersebut timnya menemukan, jika turun hujan deras, kotoran dari peternakan sapi mengalir ke Kali Genjong. Sementara Kali Genjong ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk pertanian dan kebutuhan lainnya.

“Atas temuan tersebut, kami akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Selain itu juga berkoordinasi dengan Pemkab Blitar terkait pencemaran lingkungan ini,” jelasnya.

Buher menambahkan, penyelidikan ini, prosesnya tidak semata-mata dari hasil penyelidikan saja, namun juga menggugah kepedulian investornya.

“Kami menggugah investor, agar lebih peduli terhadap lingkungan. Dan segera menyelesaikan kasus ini bersama Pemkab Blitar, DLH dan Pemprov. Kami juga sudah memanggu 2 pegawai PT. Greenfields untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Buher menadaskan, prinsipnya Polres Blitar tidak mau dikatakan mengganggu investasi, namun harus sesuai dengan prosedur, aturan serta sistem yang baik.

“Kasus ini masuk indikasi tindak pidana lingkungan atau bukan, masih kami selidiki. Jika memang terbukti, yang diperkuat dengan hasil lab mengenai sample limbah, pelaku akan dijerat dengan pasal 104 junto pasal 60 UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 3 miliar,” pungkas Kapolres Blitar.

Sebelumnya diberitakan, warga sekitar Kali Genjong, Desa Suru, Kecamatan Doko Kabupaten Blitar resah, karena aliran sungai Genjong menjadi keruh. Aliran sungai yang biasa dimanfaatkan warga untuk mandi dan mencuci tersebut selain keruh juga berwarna kecoklatan dan mengeluarkan bau mirip kotoran sapi.

Menurut warga sekitar, selain keruh dan berbau kotoran sapi, air sungai Genjong juga terlihat berbuih hingga mengakibatkan ikan-ikan mati. Air sungai itu tak dapat lagi dimanfaatkan warga. Kondisi sungai yang keruh dan berbau kotoran sapi ini diduga karena tercemar limbah sebuah peternakan sapi perah. (Fajar AT)

Cemari Lingkungan, Pabrik Susu Perah PT Greenfield Diminta Ditutup
Antisipasi Virus Corona, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Siapkan 13 Ruang Isolasi
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.