Perwakilan ormas Gerakan Anak Nasional (GANAS) melakukan hearing bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar

BERITABLITAR.COM – Kasus Pencemaran Kali Genjong di Desa Suruh Kecamatan Doko Kabupaten Blitar oleh pabrik susu perah PT Greenfield terus bergulir. Perwakilan ormas Gerakan Anak Nasional (GANAS) melakukan hearing bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, Selasa (28/01/2020). Hearing yang difasilitasi DPRD Kabupaten Blitar ini membahas keluhan masyarakat terkait limbah yang diduga dihasilkan oleh pabrik susu perah PT Greenfield di Kecamatan Wlingi.

Ketua GANAS, Joko Wiyono mengatakan, hearing ini atas dasar keluhan masyarakat Desa Ngadirenggo dan Tegalasri Kecamatan Wlingi, yang mengeluhkan adanya bau dari limbah ternak padat ataupun cair dari pabrik susu perah PT Greenfield.

“Sesuai Undang-undang nomor 32 tahun 2009, bahwa setiap perusahaan harus menjaga kelestarian lingkungan hidup,” kata Joko Wiyono.

Lebih lanjut Joko menyampaikan, hasil investigasi timnya, jika pihaknya menemukan fakta di lapangan, bahwa PT Greenfield tidak mempunyai tempat pengolahan limbah air baku, baik padat atau cair. Namun yang ada hanya semacam kolam penampungan limbah yang dibangun sedemikian rupa/ terbentuk terasering bukit-bukit yang ditenggarai jika sudah penuh akan dibuang dianak sungai, baik Kaligenjong, Kalikupu, maupun Kalilekso.

“Mereka itu sudah menyentuh ke ranah pidana sesuai UU nomor 32 tahun 2009 pasal 98 ayat 1 tentang air baku. Ketika sudah membahayakan manusia, maka kita menuntut membuat pengolahan limbah atau hengkang dari Kabupaten Blitar,” tegasnya.

Dalam hearing ini, imbuh Joko, sudah disepakati penutupan akan dilakukan, jika tidak ada keseriusan PT Greenfield untuk segera membuat pengolahan limbah. Bahkan pihaknya tidak mau tahu, karena sudah dianggap sebanding antara investasi senilai Rp 4,2 triliun dengan kerugian di Kabupaten Blitar.

“Tentunya kita sangat menyayangkan, jika perusahaan bertaraf  internasional tidak memelihara lingkungan hidup. Dan tidak membangun pengolahan limbah sesuai undang-undang. Sehingga banyak masyarakat yang merasakan dampak pembuangan limbah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, Krisna Triatmanto mengatakan, terkait pengelolaan limbah di PT Greenfield membutuhkan perhatian bersama.

“Mengenai dugaan pencemaran limbah, kami akan menyikapinya dengan tegas. PT Greenfield diminta segera melaksanakan percepatan perbaikan pengelolaan lingkungan. Bahkan permintaan percepatan itu sudah menjadi arahan dari Bupati dan Provinsi,” kata Krisna Triatmanto.

Lebih lanjut Krisna memastika, jika pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap upaya percepatan yang akan dilakukan. Bahkan pihaknya bakal terus memberikan dukungan kepada PT Greenfield untuk melakukan perbaikan pengelolaan lingkungan dikawasan tersebut.

“Untuk kejelasan komitmen PT Greenfield akan kita lihat besok (hari ini.red) saat hearing. Penutupan akan menjadi opsi terakhir, apabila PT Greenfield tidak mengindahkan permintaan percepatan perbaikan, sehingga tetap mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Panoto mengatakan, mengingat persoalan yang terjadi sudah cukup lama terkait masalah limbah. Beberapa pendapat dari anggota dewan juga meminta agar operasional PT Greenfield ditutup.

“Kita dapat informasi bahwa banyaknya pencemaran sudah dilintas kecamatan, yaitu di Doko. Jadi tak menutup kemungkinan juga akan sampai di Kesamben. Contoh dampak kecil yang terlihat, banyaknya ikan yang mati. Belum lagi nanti pasti berdampak terhadap kesehatan,” kata Panoto.

Panoto menegaskan, jika nanti tidak ada kesungguhan dari PT Greenfield untuk mengatasinya, maka harga nilai kerusakan akan lebih besar daripada nilai investasi. “Kita tahu bahwa Pemda butuh investasi. Namun jika dampak negatif yang ditimbulkan untuk masyarakat lebih besar. Untuk itu kita juga minta DLH lebih tanggap dan cepat dalam menyikapi permasalahan ini,” pungkasnya. (Fajar AT)

PT Greenfield Diberi Waktu Sepekan Tangani Limbah Kotoran Sapi
Cemari Lingkungan, Polisi Panggil 2 Pegawai PT Greenfields
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.