Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto bersama pembalap nasional motor cros, Farhan Hendro di garis Strart Bhayangkara Adventur Seven 2020

BERITABLITAR.COM – Bhayangkara Adventure Seven 2020 telah digelar, Minggu (19/01/2020). Olah raga adu nyali ini selain diikuti Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto dan pembalap motocross nasional, Farhan Hendro, juga diikuti sekitar 6.000 riders dari berbagai wilayah Indonesia. Panitia telah menyiapkan rute menantang para riders untuk menaklukkan sedikitnya 1000 superball alam. Selain itu panitia juga telah menyiapkan tanjakan tajam dengan kemitrang 60 derajat untuk tanjakan odong-odong dan 80 derajat tanjakan bil up untuk ditaklukan para riders.

Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto mengatakan, Bhayangkara Adventur Seven 2020 ini merupakan agenda rutin Polres Blitar untuk meningkat sinergi polisi dengan instansi pemerintah dan masyarakat lain. Selain itu untuk mengangkat pariwisata yang ada di Kabupaten Blitar.

“Kita sengaja mengadakan veneunya di Bendungan Wlingi Raya ini, mengingat bendungan ini merupakan spot wisata. Selain itu Blitar ini merupakan jalur surganya para riders untuk ngetril di wilayah Blitar. Kenapa, karena ada istilah 1000 jampingan atau superball. Dan itu bukan buatan manusia tapi buatan alam,” kata AKBP Budi Hermanto usai mencoba jalur-jalur ekstrim yang telah disiapkan pantia Bhayangara Adventur Seven.

Lebih lanjut Buher, sapaan akrab Budi Hermanto menyampaikan, panitia telah menyiapkan 4500 tiket, namun yang mengikuti even ini sekitar 6000 riders.

“Setelah kami cek dengan panitia, tiket sudah terjual sekitar 4500. Tapi para riders, yang undangan dan lain-lain yang turun, sehingg keselurhan yang turun hampir 6000,” tandas Buher.

Buher menambahkan, dalam Bhayangkara Adventur Seven ini, juga dilakukan penanaman pohon di sekitar jalur yang dilalui para riders.

“Penanaman pohon ini menindak lanjuti prograbapak Kapolri dalam peduli terhadap lingkungan. Kami juga bekerjasama dengan desa-desa yang dilalui,” imbuhnya.

Buher menyebut, jika dibandingkan dengan even tahun lalu, Bhayangkara Adventur Seven 2020 ini, meningkat hampir 100 persen .

“Tahun lalu sekitar 2500 tiket terjual dan peserta sekitar 3000 lebih,” tandasnya.

Terkait jalur terjal berhadiah dengan kemiringan lebih dari 60 derajat, Buher mengakui, karena cuaca sangat panas dan tanahnya sangat gembur, sehingga tanjakan berhadiah ini, membuat para riders sulit untuk mencapai puncak.

“Ada beberapa riders termasuk pembalap nasional Farhan Hendro juga bisa naik tanjakan tersebut, tetapi masih menapakan kaki,” pungkas Kapolres Blitar.

Panitia menyiapkan 10 hadiah untuk tanjakan odong-odong dan 10 hadiah untuk tanjakan bil up. Selain itu, panitia juga memberikan hadiah kepada para riders juga masyarakat yang mengirimkan foto atau video yang menarik ke instagram Bhayangkara adventur.

Sementara pembalap nasional moto cross, Farhan Hendro menyampaikan, tidak menduga dengan medan di Blitar ini, karena medannya alami dan sangat menantang, bahkan tanjakannya terjal hingga 80 derajat.

“Medannya sangat menantang, pemandangannya terbaik, dan pemilihan jalurnya itu tidak mengambil satu sisi, tapi banyak jalur aternatifnya. Disini yang terkenal jalurnya banyak jampingan alami yang belum pernah saya rasakan di adventur lain,” ujar Farhan Hendro.

Terkait tanjakan bil up dengan kemiringan sekitar 80 derajat, Farhan Hendro mengaku masih penasaran, karena dia belum berhasil menaklukannya. Dia berjanji akan mencoba lagi dan menaklukannya.

“Mungkin tahun depan saya akan balik lagi. Saya penasaran sekali dengan tanjakan itu. Tadi tanjakan yang odong-odong saya berhasi naik, tapi yang bil up susah. Karena tanahnya gembur. Akan saya coba lagi tahun depan,” pungkas Farhan dengan nada penasaran. (Fajar AT)

Jelang Imlek Polisi Bantu Warga Tionghoa Bersihkan Klenteng
77 Pelanggar Balapan Liar Dorong Kendaraannya Hingga Mapolres Blitar Kota
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.