BERITABLITAR.COM – Polres Blitar Kota dan Polsek jajaran menggelar razia balapan liar di depan Taman Makam Pahlawan Raden Wijaya, di Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Minggu (05/01/20120). Puluhan pembalap liar terjaring razia dan mereka harus mendorong kendaraannya hingga Mapolres Blitar Kota.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, dalam razia ini sedikitnya 35 pembalap liar terjaring petugas. Mereka tidak mengetahui jika aksi ugal-ugalannya telah diintai petugas kepolisian. Hingga mereka tak sempat kabur saat petugas kepolisian muncul tiba-tiba. Kemudian langsung digiring ke Mapolres Blitar Kota. Namun untuk memberi efek jera, para pembalap nekat ini harus mendorong kendaraannya masing-masing.

“Informasi terkait leberadaan aksi balap liar ini kami terima dari masyarakat. Kemudian kami cek ternyata benar, ada segerombolan anak muda yang melakukan aksi balap liar. Kami kemudian merazia mereka. Selain kami beri sanksi tilang mereka juga harus mendorong kendaraannya ke Mapolres Blitar Kota. Hal ini untuk memberi efek jera agar mereka tidak lagi mengulangi perbuatannya,” kata  AKBP Leonard M Sinambela.

Lebih lanjut Leonard menyampaikan, semua motor milik para pembalap liar ini ditahan dan ditilang. Saat didata hampir semua motor yang digunakan tidak memiliki STNK dan SIM.

“Ada 35 barang bukti kendaraan R2. Semuanya kami tahan dan kami beri sanksi tilang. Saat didata hampir semuanya tidak bawa surat-surat dan SIM,” tandasnya.

Leonard menambahkan, razia ini dilakukan untuk menciptakan kamseltibcarlantas (keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas). Selain itu untuk mencegah laka lantas yang terjadi di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

“Kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan oleh masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Razia seperti ini akan kami lakukan secara kontinyu,” pungkas Kapolres Blitar Kota. (Fajar AT)

Normalisasi Sungai Unut Tersumbat, Kapolres Blitar Gerakan Bersih Bersih Sampah
Anggota Dewan Yang Dituding Lakukan Penipuan Pengurusan Sertifikat Tanah, Ngaku Jadi Korban Fitnah
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.