BERITABLITAR.COM – Belasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Blitar Raya melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Blitar, Senin (30/9/2019). Massa yang yang tergabung dalam “Mahasiswa Blitar Bersatu” ini menyampaikan sejumlah tuntutan.

Tuntutan tersebut diantaranya :

  1. Presiden Joko Widodo dituntut segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-undang (Perppu) KPK dan batalkan capim KPK,
  2. Batalkan dan cabut RKUHP,
  3. Mendesak pemerintah segera mengesahkan UU PKS,
  4. Menghentikan kekerasan terhadap aktivis,
  5. Menolak Dwi Fungsi Aparatur Negara.

Koordinator Mahasiswa Blitar Bersatu, Fachrul Iga Taufik mengatakan, revisi UU KPK dibahas tanpa melakukan audiensi dan pelibatan dengan publik. Bahkan KPK sendiri tak dilibatkan dalam revisi UU KPK ini.

“Selain revisi UU KPK, DPR sembarangan dalam merevisi RKUHP. Hal ini jelas membuat kita bertanya-tanya, ada kepentingan busuk apa yang menyelubung di balik revisi kejar tayang ini. ,” kata Fachrul Iga Taufik, Senin (30/9/2019).

Kedatangan belasan Mahasiswa Blitar Bersatu ini ditemui beberapa anggota DPRD Kota Blitar. Bahkan Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Yasin Hermanto,  menanda tangani pakta integritas. Pakta integritas ini menyatakan, bahwa anggota dewan yang baru dilantik tidak akan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Selain itu akan komitmen mengawasi penggunaan anggaran Pemkot Blitar.

Pantauan di lapangan, kedatangan Mahasiswa Blitar bersatu ini, disambut lantunan Asmaul Husna yang dibawakan beberapa polwan dari Polresta Blitar Kota dengan mengenakan seragam dan hijab putih. Selain itu, aksi unjuk rasa ini mendapat pengamanan ketat dari Kepolisian Resort Blitar Kota. Bahkan jumlahnya lebih banyak dari massa aksi. (Fajar AT)

Puluhan Kucing Jantan di Kota Blitar Dikebiri
PMII Blitar Gelar Tabur Bunga dan Salat Ghoib Di Mapolres Blitar
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.