Kasi Intelejen dan Penindakan Kanim Kelas II Non TPI Blitar, Denny Irawan

BERITABLITAR.COM – Selama Januari hingga September 2019. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Blitar sudah mendeportasi 11 Warga Negara Asing (WNA). Mereka rata-rata melanggar ijin tinggal (overs stay lebih dari 60 hari).

Kesebelas WNA ini diketahui menyalahi izin tinggal di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar yang meliputi Kabupaten/Kota Blitar dan Tulungagung. Keberadaanya terdeteksi dari informasi anggota Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) yang dibentuk Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar.

Kasi Intelejen dan Penindakan Kanim Kelas II Blitar, Denny Irawan mengatakan, ke 11 WNA yang dideportasi diantaranya,, empat dari Bangladesh, tiga dari Malaysia, dua dari Jepang, satu dari Lebanon, dan satu dari Timor Leste. Sedangkan 1 dari 11 WNA tersebut, dideportasi Lewat Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya.

“Satu WNA yang kami deportasi lewat Rudenim Surabaya berasal dari Lebanon, karena belum tersedia tiket pesawat untuk deportasi,” kata Denny Irawan, Rabu (18/9/2019)

Lebih lanjut Denny menyampaikan, sedangkan untuk tiga warga negara Malaysia, sebelumnya berada di Tulungagung sedang mengunjungi keluarganya. Karena tidak memahami undang-undang keimigrasian, akhirnya  mereka berstatus Warga Negara Malaysia.

“Mereka sebenarnya lahir dari orang tua asal Indonesia yang bekerja di Malaysia namun karena tidak memahami undang-undang keimigrasian mereka kemudian berstatus warga negara Malaysia,” tandas Denny Irawan.

Sementara untuk dua warga negara Jepang, merupakan kakak beradik yang lahir dari ibu WNI asal Tulungagung dan menikah dengan warga Jepang. Keduanya  ke Tulungagung untuk menjenguk neneknya.

“Keduanya  selama di Indonesia tinggal bersama neneknya. Karena kebetulan neneknya sakit, kemudian tinggal bersama tantenya yang kurang mengerti terkait aturan izin tinggal dan tidak bertanya ke kami hingga overstay,” imbuhnya.

Denny menambahkan, untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan WNA, pihaknya mengoptimalkan kinerja Timpora di tingkat kecamatan. “Kami berharap, masyarakat juga ikut berperan aktif dalam mengawasi keberadaan WNA di masing-masing wilayahnya,” pungkas Kasi Intelejen dan Penindakan Kanim Kelas II Blitar. (Fajat AT)

Peringati HUT Lantas Ke 64, Satlantas Polres Blitar Gelar Gowes Jelajah Kemanusian
Panglima TNI Nyekar ke Makam Bung Karno
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.