Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Blitar, Chandra Purnama
  • Raperda RSUD di Srengat Gagal Dibahas Tahun Ini

BERITABLITAR.COM – Pembangunan RSUD di Srengat sudah mencapai 65 persen. Sehingga target beroperasi ditahun 2020 berpotensi besar bisa terwujud. Hal ini berdasarkan informasi dari Dinas Keehatan Kabupaten Blitat.

Kendati demikian, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RSUD di Srengat yang awalnya direncanakan dibahas tahun ini gagal dilakukan karena terkendala waktu.

Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Blitar, Chandra Purnama mengatakan, waktu yang dimiliki DPRD periode 2014 – 2019 tinggal beberapa minggu lagi. Sehingga jika Raperda tentang RSUD Srengat dibahas tahun ini, waktunya tidak akan cukup.

“Jika dibahas tahun ini, pasti waktunya tidak cukup. Mengingat pembahasan Raperda menjadi Perda juga membutuhkan waktu yang lama,” kata Chandra Purnama, Selasa (30/07/2019).

Namun demikian Chandra Purnama memastikan, pembahasan Raperda tersebut akan dilakukan tahun depan. Menurut Candra, Perda tentang RSUD Srengat juga mendesak segera dibuat, karena tahun depan ditargetkan RSUD sudah beroperasi.

“Dalam Raperda ini kan mengatur pengelolaan dan lain sebagainya. Jadi kalau 2020 harus beroperasi, maka payung hukumnya harus segera dibuat,” ujarnya.

Chandra menandaskan, dengan ditundanya pembahasan Raperda RSUD Srengat, maka jumlah Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2019 tetap, yaitu sekitar 20 Ranperda. (Fajar AT)

Dinas Peternakan Kabupaten Blitar Periksa Kelayakan Hewan Kurban
Plt Wali Kota Blitar Harapkan 235 Pejabat Yang Baru Dilantik Tingkatkan Etos Kerja
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.