Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Totok Subihandono melantik dua pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar.

BERITABLITAR.COM  – Dua pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar akhirnya dilantik. Pengambilan sumpah/janji kedua pejabat tersebut dilakukan Bupati Blitar melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Kamis (25/7/2019). Pelantikan yang dilakukan  di ruang Candi Simping Kantor Pemkab Blitar ini, dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dua pejabat yang dilantik Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar diantaranya, Himawan Prabowo, Kasi Ketenagaan dan Kelembagaan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan yang dilantik menjadi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Pertanian dan Pangan. Kemudian Nurul Hasanah, Kepala Seksi Bina Usaha  Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan yang dilantik menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Peternakan dan Perikanan.

Melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Totok Subihandono , Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, seharusnya dua pejabat ini dilantik bersamaan dengan pelantikan Direktur RSUD Ngudi Waluyo, Administrator dan Pengawas pada 5 Juli 2019 lalu. Namun karena dua pejabat ini berhalangan/izin dinas luar kota, maka pelantikannya ditunda.

“Pelantikan ini sudah sesuai aturan. Jadi sesuai Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 7 tahun 2017 tentang tata cara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan administrator, jabatan pengawasan, jabatan fungsional dan jabatan tinggi, maka dua pejabat itu harus dilantik maksimal 30 hari setelah penetapan. Sementara penetapan sendiri dilakukan Bupati Blitar pada 4 Juli 2019, ini artinya belum terlambat,” kata Totok Subihandono, Kamis (25/7/2019).

Lebih lanjut Totok menegaskan, terpilihnya pejabat ditempat yang baru tidak hanya sekedar menunjuk. Tapi atas dasar penilaian kinerja yang dilakukan. Menurut Totok,  pelantikan dan mutasi adalah hal biasa, karena merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pembinaan pola karier PNS sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja.

“Mutasi harus dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, pengembangan karier PNS dan tidak semata-mata untuk kepentiangan PNS yang bersangkutan. Melainkan lebih mengutamakan organisasi. Kami berpesan kepada dua pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dilingkungan barunya. Sehingga diharapkan kedepan bisa meningkatkan kinerjanya,” pungkas Sekda Kabupaten Blitar. (Fajar AT/hms)

Pemkot Blitar Kembali Gelar Udian Karcis Parkir Berhologram
Grab dan Transportasi Konvensional Bikin Kesepakatan Baru
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.