BERITABLITAR.COM – Ratusan driver online yang tergabung dalam Toleransi Pengemudi Online (Torpedo) AG Raya menggelar Kopi Darat (Kopdar), Selasa (16/7/2019). Kegiatan yang digelar di salah satu kafe lesehan di Kota Blitar ini, bertujuan selain mempererat silaturohmi juga untuk menyamakan visi dan Misi para driver online yang tergabung dalam Torpedo AG Raya.

Wakil Ketua Torpedo AG Raya, Pungky Rudianto mengatakan, Torpedo AG Raya memiliki misi untuk mewadahi para anggota driver online, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang berda di Blitar khususnya dan AG Raya pada umumnya.

“Misi kita adalah menampung, memvasilitasi, sekaligus mencoba mencari solusi permasalahan atau problem di lapangan yang dialami para driver online yang ada di AG Raya,” kata Pungky Rudianto.

Lebih lanjut salah satu pendiri Torpedo AG Raya ini menyampaikan, bahwa di Torpedo AG Raya ini lebih menekankan rasa solideritas, toleransi antar sesama driver di Blitar Raya maupun AG Raya.

“Rasa solideritas dan toleransi ini tidak hanya untuk rekan driver online saja. Namun juga saling menghormati kepada para pelaku transportasi seperti rekan pengemudi becak, ojek pangkalan maupun pengemudi transportasi konvensional lainnya,”, jelas Pungky.

Pungky mengaku, pihaknya juga telah melakukan pendekatan dan membuat suatu kesepakatan bersama dengan pengemudi konvensional, agar tidak teradi gesekan-gesekan di lapangan.

“Telah kita sepakati adanya suatu zona-zona yang harus ditaati oleh para anggota kita. Karena itu kita mempunyai kesepakatan bersama tentang zona-zona terlarang untuk menaikan pengguna jasa kita,” ujarnya.

Ditambahkan Pungky, karena pengguna jasa taxi online tujuannya tidak hanya di Blitar Raya saja, maka Torpedo mencoba merangkul para driver online yang ada di Kota tetangga seperti Tulungagung, Kediri, Malang dan beberapa wilayah lainnya, dan namanya menjadi Torpedo AG Raya.

Pungky menandaskan, Torpedo AG Raya ini terbentuk awalnya hanya pada pengemudi online roda empat (R4), namun seiring dengan berjalannya waktu Torpedo juga mewadahi beberapa driver online roda dua (R2).

“Torpedo AG Raya memang masih perlu banyak berbenah, karena itu kita sangat terbuka dengan adanya usul, saran maupun kritik dari para anggota maupun dari pihak lainnya,” tandasnya.

Menurut Pungky, anggota Torpedo AG Raya tidak hanya dari satu aplikator saja, namun juga mewadahi anggota yang tergabung dalam aplikator lainnya seperti Grab, Smart Ride, Get Indonesia, Go Car, Heloo Jek, dan lainnya.

“Alhamdulillah sampai saat ini anggota kita terdiri dari 47 anggota untuk R2 dan 210 anggota untuk R4,” pungkas Wakil Ketua Torpedo AG Raya.

Untuk diketahui kominitas driver online Torpedo AG Raya yang dikomandani Tommy ini, didirikan pada 1 April 2019 di Blitar. Komunitas ini memiliki misi untuk mewadahi para anggota driver online, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang berada di Blitar khususnya dan AG Raya pada umumnya. (Fajar AT)

Bupati Blitar Berharap Purnama Seruling Penataran (PSP) Tetap Dilestarikan
Bupati Blitar Berangkatkan 866 Calon Jemaah Haji
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.