Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM membuka program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 105 di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar

BERITABLITAR.COM – Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) merupakan program Mabes TNI untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat di pedesaan. Upacara pembukaan TMMD ke-105 Tahun 2019 ini, dilakukan secara serentak se-Jawa Timur, Kamis (11/07/2019). Ada lima daerah yang menerima program TMMD tahun 2019 yaitu Trenggalek, Bojonegoro, Banyuwangi, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Ponorogo.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM memimpin langsung upacara pembukaan program TMMD di Kabupaten Blitar, yang dilakukan di lapangan Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok. Dimana tema TMMD tahun ini adalah “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Pasca upacara pembukaan TMMD ke 105 ini, Bupati Blitar, Dandim 0808, Kapolres Blitar Kota, Kepala BNK Kabupaten Blitar beserta rombongan langsung meninjau lokasi bakti sosial.

Di lokasi nampak anggota Kodim 0808 Blitar melakukan bakti sosial bergotong-royong bersama Polri dan masyarakat membangun infrastruktur fisik maupun non fisik selama 30 hari kedepan. Kegiatan TMMD di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok ini meliputi pembangunan jembatan, perbaikan tempat-tempat ibadah, bedah rumah dan juga perbaikan jalan-raya.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM ditemui usai membuka TMMD mengatakan, program TMMD ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Karena dengan adanya TMMD ini, pihak desa dalam melakukan pembangunan akan semakin cepat.

“Alhamdulillah tahun ini mendapatkan TMMD lagi, dan kali ini sasarannya di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok. Kami menyambut baik kegiatan ini karena tahu persis dengan kehadiran TMMD desa dalam melaksanakan pembangunan akan semakin cepat,” kata Rijanto, Kamis (11/7/2019).

Lebih lanjut Rijanto menyampaikan, ada beberapa titik pada TMMD ini, diantaranya pembenahan jalan dari tanah menjadi makadam, pembangunan jembatan, perbaikan mushola dan masjid, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan jambanisasi. Selain itu, ada juga kegiatan non fisik, sifatnya sosialisasi, penyuluhan kepada masyarakat, baik dari dinas terkait seperti Dinkes, Dinas peternakan, Dinas  Pertanian, BNN, maupun Dinas Sosial.

“Kita usulkan Desa Karangbendo agar mendapat prioritas program TMMD. Karena memang desa ini agak tertinggal dari desa lain yang ada di Kabupaten Blitar,” tandas Bupati Blitar.

Sementara Komandan Kodim 0808/Blitar, Letkol Inf Kris Bianto mengatakan, sesuai target 30 hari, TMMD di Desa Karangbendo ini harus selesai pada 8 Agustus 2019 mendatang.

“Personil yang diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan ini sebanyak 150 personel, baik dari TNI, Polri, maupun Pemda, ditambah personel dari masyarakat sebanyak 150 orang,” kata Letkol Inf Kris Bianto.

Dandim 0808 Blitar menambhakan, sasaran fisik diantaranya, perbaikan jalan sepanjang 2,7 kilometer, pembangunan jembatan, perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 15 unit, perbaikan masjid sebanyak 2 unit, perbaikan RTLH 15 unit, jambanisasi sekitar 20 unit, serta pos kampling. Kegiatan non fisik juga akan dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat disana. Non fisik kita akan melakukan penyuluhan mulai Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, penyuluhan anti narkoba, setiap hari kita ada kegiatan.

“Tanggal 8 Agustus kegiatan ini harus sudah selesai karena sudah ditetapkan oleh pimpinan TNI angkatan darat, maka dari itu kita bersama masyarakat untuk menyelesaikan tugas- tugas ini,” pungkasnya. (Fajar AT/hms)

Belasan Ribu Goweser Ramaikan Bhayangkara Fun Bike Colour Fest
Plt Wali Kota Blitar Paparkan Potensi Wisata
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.