Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar

BERITABLITAR.COM–  Ida Fitri (44), pemilik akun  facebook Aida Konveksi yang diduga melakukan penghinaan terhadap presiden Joko Widodo, ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Penetapan Ida Fitri sebagai tersangka tersebut, setelah tim penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota melakukan gelar perkara.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, gelar perkara ini dilakukan usai penyidik memintai keterangan para saksi secara maraton. Terakhir saksi dari laboratorium forensik Surabaya.

“Hasil gelar perkara inilah yang digunakan penyidik untuk menentukan setatus hukum Ida Fitri,” kata AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (8/7/2019).

Lebih lanjut Adewira menyampaikan, kemudian penyidik akan segera mengagendakan pemanggilan terhadap Ida Fitri sebagai tersangka. Ida Fitri akan dimintai keterangan lebih lanjut.  Setelah diperiksa sebagai tersangka baru akan diputuskan apakah akan dilakukan penahanan atau tidak.

“Pasal yang kita sangkakan adalah pasal 45 UU ITE dijuntokan  pasal 207 KUHP.  Ancaman hukumanya  di atas lima tahun penjara,” jelas Adewira Negara Siregar.

Adewira menambahkan, Polres Blitar Kota juga akan menindaklanjuti penyebar pertama konten yang dibagikan akun facebook Aida Konveksi. Tak main-main, untuk mengungkap hal ini Polres Blitar Kota telah diback up Polda Jatim dan Mabes Polri.

“Untuk penanganan selanjutnya siapa awalnya yang menyebar konten ini akan diback up dari Polda Jatim dan Mabes Polri,” tegasnya.

Adewira Negara Siregar mengakui polisi memang berhati-hati jika dalam penanganan perkara ini. Alasanya karena perkara ini cukup sensitif.

“Kita memang hati-hati karena ini kasus sensitif. Sehingga penyelesaianya nanti diharapkan sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai dengan prosedur penyidikan,” jelasnya.

Sebelumnya penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota telah memeriksa empat saksi yang mengetahui konten postingan akun facebook Aida Konveksi. Penyidik juga meminta keterangan saksi ahli. Saksi ahli tersebut merupakan ahli bahasa dan ahli pidana. Tak hanya itu, untuk mengungkap kasus ini, polisi juga memeriksa ahli teknologi informasi untuk menganalisa wajah  (Face Recognition) dalam postingan yang dibagikan oleh Ida Fitri.

Sebuah akun facebook atas nama Aida Konveksi mendadak viral. Dalam unggahan akun facebook tersebut terdapat dua foto mirip Presiden Joko Widodo yang diedit menyerupai mumi dengan keterangan “The new Firaun….”,. Akun tersebut juga menggunggah sebuah foto seorang hakim yang diedit menjadi berkepala anjing. Unggahan itu diberi keterangan “Iblis Berwajah Anjing”. (Fajar AT)

Dengan Jebol Tembok, Dua Maling Gasak Rokok di Minimarket
Dari Lomba Krenotek Diharapkan Muncul Karya Ilmiah Bermanfaat Bagi Daerah
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.