Wahana wisata Blitar Park yang perijinannya belum lengkap namun masih tetap beroperasi

BERITABLITAR.COM – Meski diketahui belum memiliki ijin lengkap yang dibenarkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Blitar, Rully Wahyu. Hingga saat ini wisata Blitar Park yang berada di dusun Ngranggan Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, masih terus beroperasi.

Bahkan Dinas PMPTSP Kabupaten Blitar telah melayangkan surat kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pihak Blitar Park terkait belum lengkapnya ijin yang dimilik wahana wisata Blitar Park.

Kendati demikian pihak Satpol PP Kabupaten Blitar, hingga saat ini belum diketahui kapan akan melakukan penutupan terhadap Wisata Blitar Park yang terletak di dusun Ngranggan Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar itu. Hal ini membuat beberapa kalangan kecewa dengan sikap Satpol PP Kabupaten Blitar yang tidak segera mengambil tindakan.

“Seharusnya Satpol PP tegas dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Kan sudah diakui Dinas PMPTSP kalau Blitar Park ijinnya belum lengkap dan tidak boleh beroperasi. Bahkan PMPTSP sudah melayangkan surat ke Satpol PP,” ujar Totok, salah satu warga Blitar, Senin (27/5/2019).

Sementara itu, Sekertaris Satpol PP Kabupaten Blitar, Mustofa saat dikonformasi wartawan mengaku, jika surat yang dilayangkan dari DPMPTSP sudah ditindak lanjuti.

“Kami sudah menerima surat pemberitahuan tersebut dan menindak lanjuti, namun pihak yang menangani belum melaporkan ke saya,” jelas Mustofa.

Mustofa juga menyayangkan jika pihak Blitar Park belum lengkap ijinnya, namun pihak menegement Blitar Park tetap mengoperasionalkan lokasi wisatanya. “Sebenarnya, pihak pengelolan empat diminta datang ke Satpol PP untuk dimintai keteranga. Namun kami belum menerima laporannya,” tandasnya.

Terpisah Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Blitar, Rully Wahyu P menjelaskan, seharusnya pihak Satpol PP wajib melakukan croscek ke lokasi dan apabila sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari Dinas PMPTSP harusnya langsung ditindak.

“Kalau sudah kami tembusi surat, maka wajib segera ditindak,karena kewenangan yang menutup lokasi adalah Satpol PP ” jelas Rully Wahyu P.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Blitar, Rully Wahyu P menyebut, jika wisata Blitar Park di dusun Ngranggan Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar ijinnya tidak lengkap dan belum boleh beroperasi.

Menurut Rully Wahyu, bahwa Blitar Park hanya melakukan pendaftaran perijinan melalui system pelayanan perijinan secara integrase online yaitu OSS (Online Single Submission) pada bulan Maret 2019 lalu. Dengan pendaftaran melalui OSS ini, Blitar Park mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“NIB itu berlaku sebagai tanda daftar perusahaan, sebagai ijin pendaftaran investasi. Atau kalau dulu kita kenal sebagai ijin ptinsip,” kata Rully Wahyu.

Lebih lanjut Rully menyampaikan, selain mendapatkan NIB, Blitar Park juga mendapatkan ijin lokasi dengan komitmen. Kemudian juga mendapatkan Ijin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). TDUP ini belum berlaku efektif, artinya harus ada pemenuhan komitmen yang harus dipenuhi oleh Blitar Park, yaitu berupa pemenuhan UKL, UPL atau dokumen lingkungan dan juga Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Saat ini dia masih tahap proses untuk memenuhi komitmen itu.

Rully menyebut, ijin melalui OSS yang diperbolehkan sesuai pasal 38 PP 24 tahun 2018, diantaranya sarana prasarana, rekrutmen SDM. Selama proses melengkapi persyaratan tersebut, pihak Blitar Park tidak diperkenankan untuk beroperasi. Pihaknya juga telah menembusi Satpol PP untuk melakukan tindakan. (Fajar AT)

Dua Pekan Opersi Pekat Semeru 2019, Polisi Bongkar 165 Kasus
Bupati Blitar Pastikan Kampung Ramadhan Bisa Kendalikan Harga
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.