Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Blitar, Rully Wahyu

BERITABLITAR.COM – Meski belum memiliki ijin lengkap, wisata Blitar Park yang berada di dusun Ngranggan Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, masih terus beroperasi. Belum lengkapnya ijin tempat wisata baru di Blitar tersebut dibenarkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Blitar, Rully Wahyu.

Rully Wahyu menyebut, Blitar Park sudah melakukan pendaftaran perijinan melalui system pelayanan perijinan secara integrase online yaitu OSS (Online Single Submission) pada bulan Maret 2019 lalu. Dengan pendaftaran melalui OSS ini, Blitar Park mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“NIB itu berlaku sebagai tanda daftar perusahaan, sebagai ijin pendaftaran investasi. Atau kalau dulu kita kenal sebagai ijin ptinsip,” kata Rully Wahyu saat ditemui di kantornya, Jumat (24/5/2019).

Lebih lanjut Rully menyampaikan, selain mendapatkan NIB, Blitar Park juga mendapatkan ijin lokasi dengan komitmen. Kemudian juga mendapatkan Ijin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

“TDUP ini belum berlaku efektif, artinya harus ada pemenuhan komitmen yang harus dipenuhi oleh Blitar Park, yaitu berupa pemenuhan UKL, UPL atau dokumen lingkungan dan juga Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Saat ini dia masih tahap proses untuk memenuhi komitmen itu,” ujarnya.

Rully menandaskan, dengan adanya berita lounching Blitar Park tersebut, pihaknya  telah menyampaikan kepada Blitar Park secara langsung maupun tertulis, bahwa apa saja yang boleh dilakukan setelah memiliki ijin usaha melalui OSS ini.

“Ijin melalui OSS yang diperbolehkan sesuai pasal 38 PP 24 tahun 2018, diantaranya perolehan sarana prasarana, rekrutmen SDM,” tamdasnya.

Menurut Rully, selama proses melengkapi persyaratan tersebut, pihak Blitar Park tidak diperkenankan untuk beroperasi. Pihaknya juga telah menembusi Satpol PP untuk melakukan tindakan.

“Untuk penindakan kami serahkan kepada Satpol PP. Kemarin Satpol PP sudah kami tembusi, ijin OSS yang dimilik itu, apa saja yang boleh dilakukan. Insyaallah Satpol PP sudah konfirmasi dengan pihak Blitar Park,” ujarnya.

Rully menambahkan, kalau secara aturan Blitar Park tidak boleh beroperasi, namun karena Satgas Percepatan Berusaha bertugas mengawal investasi bisa berjalan dengan baik, maka diperbolehkan untuk uji coba.

Diberitakan sebelumnya Wisata Blitar Park yang sudah beroperasi mulai 20 Mei 2019 kemarin, menuai banyak komentar dari berbagai kalangan. Pada umumnya menuoal terkait perijinan yang belum lengkap

Sementara itu, General Manager (GM) wisata Blitar Park, Cicik membantah jika pihaknya belum mengantongi perijinan.

“Kami sudah mengajukan ijin itu semua, namun memang semua butuh proses. Paling Jumat pekan depan semua ijin sudah selesai. Kami akui, kami masih butuh masukan dan saran untuk bahan pertimbangan kami ke depan,” kata Cicik. (Fajar AT)

Jelang Lebaran, Jumlah Armada Bus Antar Kota di Terminal Patria Bertambah
Jualan Bahan Peledak, Emak-emak Di Blitar Diamankan Polisi
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.