Kasi Peserta Didik dan Kurikulum Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Tatit Indro Wicakso

BERITABLITAR.COM – Tahun ajaran 2019/2020 ini, Pemerintah tetap menggunakan Sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPBD) SMP Negeri dengan sistem tiga jalur. Yaitu jalur zonasi sebesar 90 persen, prestasi 5 persen, dan perpindahan tugas orang tua/wali sebesar 5 persen.

Meski PPDB jalur zonasi pendaftarannya telah berakhir pada 4 Mei 2019 lalu, serta sudah diumumkan pada 8 Mei 2019. Namun demikian ternyata masih ada belasan SMP Negeri yang belum memenuhi pagu.

Ada 11 SMP Negeri yang tersebar di Kabupaten Blitar belum memenuhi pagu. Diantaranya SMP Negeri 1 dan 2 Wates, SMP Negeri Wonodadi, SMP Negeri 3 Nglegok, SMP Negeri 3 Ponggok, SMP Negeri 2 Panggungrejo, SMP Negeri 1 dan 2 Wonotirto, SMP Negeri 3 Kademangan, SMP Negeri 2 Bakung, dan SMP Negeri 2 Doko.

“Kalau jumlah keseluruhan lembaga sekolah tingkat SMP Negeri di Kabupaten Blitar ada 48 lembaga, dan yang tidak memenuhi pagu melalui jalur zonasi sebanyak 11 lembaga,” kata Kasi Peserta Didik dan Kurikulum Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Tatit Indro Wicakso, Senin (13/05/2019).

Lebih lanjut Tatit menjelaskan, penyebab tidak terpenuhinya pagu, karena jumlah lulusan SD di kawasan setempat terlalu sedikit, sehingga tidak bisa mencukupi dengan jumlah lembaga tingkat SMP yang ada.

“Untuk itu, bagi sekolah yang jumlah pagunya berlebih maka siswa-siswinya akan dipindahkan ke sekolah yang pagunya belum terpenuhi,” ujarnya.

Menurut Tatit, setiap tahun pihaknya memastikan tetap melakukan evaluasi terhadap sistem PPDB. Sementara untuk PPDB jalur prestasi, pendaftarannya akan dimulai pada 20 – 21 Mei 2019. (Fajar AT)

Pasca Pemilu 2019, Plt Walikota Blitar Berpesan Agar Kembali Bersatu
ASN di Blitar Terancam Tak Terima THR
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.