Petugas mengidentifikasi mayat pria tanpa identitas yang tertabrak KA Penataran

BERITABLITAR.COM – Seorang pria tanpa identitas diketemukan tewas tertabrak Kereta Api (KA) Penataran jurusan Blitar – Surabaya, Minggu (12/5/2019) sekitar pukl 05.45 WIB. Korban yang diduga gila ini, tertabrak KA Penataran di sekitar lingkungan Krakal RT. 02 RW. 04 Kelurahan Klemunan Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

Pria yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun ini sempat terpental hingga 10 meter dengan kondisi luka pada kepala atas bagian kanan berlubang, tangan kiri lecet, tangan kanan patah, kaki kanan patah, sehingga korban langsung meninggal dunia (MD).

Kasubag Humas Polres Blitar, Iptu M Burhanudin mengatakan, sebelum kejadian keberadaan korban di atas rel KA sempat mengundang perhatian warga. Pasalnya korban berjalan dari arah selatan ke utara sambil berjoget. Namun nahas saat bersamaan KA Penataran sedang melintas dari arah Blitar.

“Sebelumnya warga yang berada di dekat lokasi kejadian sempat meneriaki korban agar segera minggir karena ada KA melintas. Namun teriakan warga itu tidak digubris oleh korban. Kejadianya sekitar pukul 05.45,” kata Iptu M Burhanudin.

Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan warga ke Polsek Wlingi. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi. Namun petugas tidak menemukan identitas korban. Korban mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang di beberapa bagian tubuh.

“Jenazah kemudian langsung dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,” jelas Kasubag Humas Polres Blitar.

Burhanudin menambahkan, menurut keterangan warga sekitar korban sering mondar mandir di lokasi kejadian. Dan dilihat dari kondisi baju dan badan korban yang terlihat lusuh, diduga korban adalah orang gila.

“Korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa yang memang sering berada di lokasi kejadian. Meski begitu kami masih akan memastikan identitas korban jika tidak ada keluarga korban yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya maka jenazah akan dimakamkan oleh pihak rumah sakit,” pungkasnya. Korban yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun ini, saat kejadian mengenakan baju seragam Dinas Perhubungan (Dishub) warna biru dan bawahan sarung. (Fajar AT)

Sejumlah Minimarket Di Blitar Belum Berizin, NamunTetap Beroperasi
Bupati Blitar Serahkan Santunan Kepada Seribu Anak Yatim Piatu, Dhuafa, dan Anak Terlantar
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.