Bupati Blitar Drs H Rijanto MM bersama Sekretaris Daerah, Inspektorat, PUPR, serta OPD terkait, meninjau langsung lokasi pembangunan JLS di perbatasan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang

BERITABLITAR.COM – Dengan didampingi Sekretaris Daerah, Inspektorat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bupati Blitar meninjau langsung lokasi pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di perbatasan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang, Kamis (11/04). Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Blitar ini, rencana akan segera dimulai di bulan Agustus 2019 mendatang.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM usai meninjau lokasi mengatakan, tinjauan ke lokasi pembangunan JLS secara mendadak ini, karena pembangunannya akan segera dimulai pada Agustus 2019 mendatang.

“Tinjauan dilakukan di perbatasan Malang dan Blitar, yaitu di jembatan penghubung antara Desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar dengan Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang,” kata Rijanto.

Lebih lanjut Rijanto menyampaikan, informasi dari Pemerintah Pusat, pembangunan akan dilakukan tahun ini dan dimulai dari Barat, yaitu mulai perbatasan Kabupaten Blitar – Kabupaten Tulungagung.

“Saat ini sedang dilakukan proses tender oleh Pemerintah Pusat,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini.

Bupati Blitar juga memastikan, jika pembebasan lahan baik lahan milik perhutani maupun tanah/lahan pemajekan milik masyarakat yang menjadi kewajiban Pemerintah Daerah sudah rampung.

“Pembesan tanah sudah rampung. Pergantian untuk tanah perhutani dengan sistem reboisasi, sedangkan tanah pemajekan dengan ganti rugi,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini mengaku optimis, jika JLS sudah selesai dibangun, akan berdampak besar bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Dengan melintasi JLS, banyak potensi wisata yang bisa ditempuh oleh pengunjung, seperti pantai Modangan, Jolosutro, Serang, Tambak, Pangi dan lain-lain,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi dari Pemerintaj Pusat jika proyek JLS akan dimulai Agustus 2019 mendatang.

Menurut Puguh Imam Susanto, pembangunan JLS di Kabupaten Blitar masuk pada daerah road 7, yaitu perbatasan Kabupaten Tulungagung, perbatasan pantai Serang dengan Kabupaten Malang.

“Untuk tahun ini proyek pembangunan JLS di sepanjang 12,85 kilometer meliputi badan jalan, jalan, dan dua unit jembatan,” jelas Puguh Imam Susanto.

Puguh Imam Susanto menambahkan, sedangkan sesuai kewajibannya, pihaknya ditugasi untuk menyiapkan lahan pembuangan tanah galian. Sebab dalam proses pembangun JLS tahun ini diperkirakan akan membuang cukup banyak tanah galian, sehingga pihaknya melakukan koordinasi dengan perhutani dan masyarakat setempat. Dan saat ini dipastikan lahan pembuangan tanah galian tersebut juga sudah tersedia.

“Proses lelang hingga teken kontrak dilakukan secara internasional. Kalau berdasarkan surat kontrak, proyek ini akan diselesaikan dalam kurun waktu selama 30 bulan. Beberapa waktu lalu juga sudah ada kontraktor asing yang meninjau lokasi,” jelas Puguh Imam Susanto. (Fajar AT/hms)

DPRD Kabupaten Blitar Tetapkan Tiga Perda
Bupati Blitar Resmikan Pamsimas III Untuk 19 Desa
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.