Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM meresmikan dua proyek pembangunan di Kabupaten Blitar secara bersamaan

BERITABLITAR.COM – Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM meresmikan dua proyek pembangunan di Kabupaten Blitar secara bersamaan, Senin (08/04/2019). Kedua proyek itu merupakan program Pemerintah Kabupaten Blitar di Tahun Anggaran 2018 lalu.

Dua proyek pembangunan tersebut diantaranya pembangunan pelurusan jalan Bantaran di perkebunan Bantaran Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, dan pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Komunal di lima titik. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan juga penandatanganan prasasti.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM dalam sambutannya mengatakan, proyek pelurusan jalan ini merupakan salah satu dari banyak proyek yang ada di Kabupaten Blitar dalam rangka melaksanakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar menuju Kabupaten Blitar yang lebih sejahtera, maju, dan berdaya saing. 

“Sebelum pembangunan jalan ini, alur transportasi di Bantaran sangat sulit dilalui kendaraan besar dan sering terjadi kecelakaan,” kata Rijanto.

Pelurusan ini, lanjut Rijanto, bertujuan untuk memperbaiki bentuk geometrik jalan pada ruas jalan Tulungrejo – Pagersari Kecamatan Gandusari agar dapat menciptakan fungsi jalan yang baik, memenuhi persyaratan kenyamanan, keamanan termasuk mengurangi resiko kecelakaan. Selain itu juga untuk mendapatkan nilai efisiensi yang optimal.

“Dengan adanya pelurusan ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperlancar arus perekonomian,” ujarnya.

Bupati Blitar juga menyebut, proyek ini menggunakan APBD mencapai Rp 6.106.038.00 yang meliputi jalan hotmix, dua jembatan dan sarana pendukung berupa talud serta marka jalan.

Ditambahkannya, kedepan diharapkan bisa bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mampu meningkatkan potensi wisata dan sebagai jalur penghubung Kabupaten Blitar dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang.

“Saya mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Kecamatan Gandusari, untuk dapat menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan ini,” tandasnya.

Sementara itu, terkait pembangunan IPAL komunal, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menjelaskan, bahwa pentingnya bangunan IPAL komunal ini sebagai sarana yang dibangun untuk memberikan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat.

Dijelaskannya, pada tahun 2018 lalu telah dibangun 5 lokasi, yaitu Desa Gandusari dan Semen Kecamatan Gandusari, Desa Kesamben dan Siraman Kecamatan Kesamben, dan Kelurahan/ Kecamatan Wlingi. 

“Kalau total anggaran pembangunan IPAL komunal ini mencapai Rp 2,17 miliar. Ini nanti bisa memberikan manfaat kepada 300 rumah tangga dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 1.500 jiwa,” tuturnya.

Bupati menandaskan, proyek ini dilaksanakan agar masyarakat dapat menerapkan hidup bersih dan sehat. Nantinya masyarakat akan menciptakan kesadaran untuk menjaga dan mengelola lingkungannya dengan lebih baik.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blitar, Suwandito mengatakan, adapun rincian penggunaan APBD mencapai Rp 6.106.038.00 yakni pembangunan hotmix seluas 7 x 350 meter, jembatan sebanyak 2 buah masing-masing dengan bentang 6 x 10 meter, sarana pendukung berupa saluran 350 meter, dan talud 500 meter.

Suwandito merinci pembangunan IPAL Komunal, yakni Desa/ Kecamatan Gandusari Rp 400 juta, Desa Semen Kecamatan Gandusari Rp 400 juta, Desa/ Kecamatan Kesamben Rp 450 juta, Desa Siraman Kecamatan Kesamben Rp 474.550.000, dan Kelurahan/ Kecamatan Wlingi Rp 450 juta.

“Dua proyek ini memang dalam rangka mencapai visi misi Pemerintah Kabupaten Blitar, yaitu menuju Kabupaten Blitar yang lebih sejahtera, maju dan berdaya saing,” jelas Swandito. (Fajar AT/hms)

Ikuti Pemilu Run 2019, Bupati Blitar Ingatkan Masyarakat Agar Tak Golput
Bupati Blitar Bagikan Ratusan Sertifikat Hasil Program PTSL
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.