Bupati Blitar, Drs H Rijanto berdialog dengan Anak Kabupaten Blitar, dalam acara Dialog Forum Anak Kabupaten Blitar Bersama Bupati Dan Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

BERITABLITAR.COM – Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya mempercepat pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA). Salah satunya dengan menggelar ‘Dialog Forum Anak Kabupaten Blitar Bersama Bupati Dan Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Blitar’. Kegiatan ini digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Jumat (5/4/2019).

Bupati Blitar, Drs H Rijanto dalam sambutannya mengatakan, kegiatan temu anak 2019 ini merupakan wahana yang strategis untuk mempercepat pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Blitar. Dengan adanya temu anak ini diharapkan akan dapat membangun pemahaman kelompok anak tentang hak anak, kewajiban dan tanggungjawab anak untuk pembangunan.

“Nanti kita harapkan ada rekomendasi untuk partisipasi anak dalam pembangunan dengan pemetaan potensi masalah anak dan kelompok anak dalam pembangunan,” kata Rijanto.

Lebih lanjut Rijanto menyampaikan, selain itu kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas dan penguatan Forum Anak di Kabupaten Blitar mulai tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan desa/ kelurahan untuk mengoptimalkan peran serta anak dan kelompok anak dalam pembangunan.

“Anak merupakan generasi penerus dan potebsi bangsa. Untuk itu anak perlu dilindungi dan dipenuhi hak-haknya agar anak bisa hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak. Hal ini sesuai dengan  Keputusan Presiden nomor 36 tahun 1990 yang menekankan pentingnya menjamin hak-hak anak, antara lain dalam aspek kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangannya,” tandasnya.

Bupati berpendapat, untuk mengawal terwujudnya KLA salah satunya adalah forum anak. Sedangkan Kabupaten Layak Anak (KLA) sendiri merupakan sistem pembangunan suatu wilayah administrasi yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program, dan pemenuhan hak anak.

“Tahun lalu kita sudah mendapat penghargaan KLA tingkat madya. Hari ini kita juga telah mengikuti evaluasi KLA dengan sistem mandiri melalui isian online yang aplikasinya akan ditutup pada pukul 24.00 WIB. Tentu kita berharap mendapat lebih tinggi, yakni Nindya,” jelas Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menegaskan, program KLA di Kabupaten Blitar harus berhasil dan sukses untuk mewujudkan kesejahteraan anak dalam upaya membangun SDM yang berkualias.

“Keberhasilan KLA juga tidak terlepas dari peran dinas terkait yang tergabung dalam gugus tugas KLA, tim penggerak PKK, Dharma Wanita, organisasi profesi, organisasi keagamaan, LSM/LSOM, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Blitar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Blitar, Wahid Rosyidi mengatakan, saat ini berlangsung pengisian online untuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, dimana kegiatan ini akan diverifikasi terkait dengan kegiatan layak anak 2019.

Menurut Wahid, skor penilaian online sudah cukup baik, sehingga harapannya tahun ini bisa meningkat menjadi Nindya.

“Tambahannya luar biasa, misalnya keberadaan sekolah ramah anak yang tahun lalu hanha 23 sekolah, sekarang hampir 60 persen seluruh sekolah di Kabupaten Blitar sudah ramah anak. Bahkan puskesmas ramah anak yang tahun lalu hanya satu, sekarang 24,” katanya. (Fajar AT/Hms)

Peringati Hari Jadi Kota Blitar ke 113, Plt Wali Kota Blitar Buka Bazar Blitar Djadoel
Bupati Blitar Ajak Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pemilu Serentak 2019
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.