Bupati Blitar Rijanto secara simbolis menyerahkan kutipan SK pengangkatan kepada 440 CPNS di Pendopo Ronggo Hadinegoro.

BERITABLITAR.COM – Bupati Blitar Rijanto secara simbolis menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Senin (25/3/2019).

Sebanyak 440 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menerima petikan SK Pengangkatan CPNS Formasi tahun 2018. Mereka dari pelamar umum dan eks tenaga honorer kategori dua (K2) Pemkab Blitar

Selain dihadiri seluruh CPNS yang berhak menerima petikan SK Bupati Blitar, kegiatan ini juga dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,

Bupati Blitar, Rijanto selain memberikan ucapan selamat, juga berpesan kepada CPNS yang menerima SK, agar mereka dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional, baik dalam mengabdikan diri kepada negara maupun dalam melayani masyarakat.

“Pesan saya, kalau sudah jadi pegawai berarti sudah siap menggadaikan kemerdekaanya dan harus siap untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” kata Rijanto dalam sambutannya.

Selain itu, lanjut Rijanto, meskipun statusnya sudah CPNS tetapi jika melanggar disiplin, maka juga bisa dikenakan hukuman disiplin. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

“Tentunya para CPNS juga harus hati-hati terhadap pelanggaran disiplin pegawai sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah RI nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS,” tandas Bupati.

Bupati juga menjelaskan, bahwa setelah ini para CPNS akan menjalani kegiatan prajabatan, seperti orientasi, pendidikan dan pelatihan, terutama menyangkut pengetahuan nasionalisme, kebangsaan, dan kedisiplinan.

“Selanjutnya, mereka akan dapat pelatihan-pelatihan yang diprogamkan pemerintah sekitar tiga bulan kedepan,” jelasnya.

Bupati Blitar menambahkan, mengingat saat ini mendekati Pemilu 2019, bupati mewanti-wanti kepada para CPNS untuk menjaga netralitasnya. Namun sebagai warga negara, mereka juga harus menyalurkan haknya.

“Menjadi PNS itu akan terikat pada disiplin pegawai seperti ASN lain, termasuk masalah netralitas,” imbuh orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar, Mashudi menegaskan, ada 440 CPNS yang menerima petikan keputuisan Bupati Blitar tersebut.  

Mashudi merinci, 440 CPNS itu terdiri dari eks tenaga honorer K2 sebanyak 50 guru, formasi umum terdiri dari tenaga guru 169, kesehatan 159, tenaga teknis 62.

“Sebenarnya kita dapat jatah 469 formasi. Tapi sebanyak 29 tidak terisi, khususnya dari formasi dokter spesialis yang memang karena faktor usia,” jelas Mashudi

Mashudi menambahkan, mulai Selasa (26/03/2019) besok, mereka akan menghadap ke OPD sesuai dengan formasinya masing-masing. (Fajar AT/hms)

Pemkab Blitar Koordinasi Persiapan Pemilu 2019 Dengan Forkopimda
Bupati Blitar Buka Pemilihan Gus dan Jeng, Beri Apresiasi Kepedulian Kaum Muda
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.