Wabub Blitar Marhaenis Urip Widodo menghadiri langsung pembekalan keterampilan teknik Kader Sheltered Wrokshop Peduli (SWP) di Desa Soso Kecamatan Gandusa

BERITABLITAR.COM – Pembekalan keterampilan teknik Kader Sheltered Wrokshop Peduli (SWP) di Desa Soso Kecamatan Gandusari, pada Kamis (21/03/2019), sebagai tindak lanjut dari program kampung peduli disabilitas di Kabupaten Blitar.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 ini, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Blitar dan Kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyamdang Disabilitas Intelektual (BBRSPD) “Kartini” Temanggung Kemensos RI.

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo dalam sambutannya mengatakan, diseminasi merupakan tindakan inovasi yang disusun dan disebarkan berdasarlan sebuah perencanaan terukur dengan pandangan jangka panjang.

“Diseminasi merupakan proses penyebaran informasi yang direncanakan, diarahkan dan dikelola,” kata Marhaenis Urip Widodo.

Lebih lanjut Marhaenis Urip Widodo menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan penyandang disabilitas intelektual inklusi, orang tua, masyarakat dan pendamping dapat saling bertukar informasi serta berbagi pengalaman bersama dalam rangka membangun sekaligus memperkuat jejaring ekonomi berbasiskan usaha kecil menengah.

“Kita juga berharap, dengan kegiatan ini bisa timbul kesadaran dan semangat kebersaaan dalam melakukan pendampingan sosial bagi penyandang disabilitas intelektual inklusi,” jelas Marahenis.

Marhaenis Urip Widodo menambahkan, hal ini merupakan komitmen dan kesungguhan dari Pemerintah Daerah dalam mengemban amanah undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Marhaenis pun menyatakan, bahwa kmpung peduli disabilitas yang dilaunching pada 11 desember 2017 lalu,   bertujuan sebagai dasar dari program inovasi dinas sosial.

“Ini bisa memberikan informasi yang terukur dengan maksud dan tujuan agar masyarakat memperoleh informasi, sehingga timbul kesadaran, memiliki niat mau menerima informasi, dan selanjutnya memanfaatkan informasi yang menjadi jawaban terhadap peningkatan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas intelektual inklusi berbasis keluarga dan komunitas,” papar orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini.

Di akhir sabutannya Marhaenis mengucapkan banyak terimakasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah mendukung dalam membangun jaringan kerja sekaligus menumbuh kembangkan UKM bagi penyandang disabilitas inklusi melalui kampung peduli disablitas Kabupaten Blitar, yakni kelompok swadaya masyarakat “Harapan Mulia”. (Fajar AT/hms)

Pastikan Kesiapan Aparat, Bupati Tinjau Pasukan Pengamanan Pemilu 2019
Imigrasi Kelas II Blitar Deportasi Satu Keluarga Asal Bangladesh
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.