Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, Nanang Adi

BERITABLITAR.COM – Pelayanan Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap masyarakat terkait pembangunan fisik ternyata belum maksimal. Ini terbukti, rata-rata disetiap daerah masih mengeluhkan kondisi jalan yang banyak mengalami kerusakan. Bahkan, tak jarang bisa berakibat pada kecelakaan lalu lintas. Kondisi demikian diakui oleh Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, Nanang Adi.

Nanang Adi mengaku, berdasarkan pantauannya, baik dilihat secara kwantitatif maupun kwalitatif, ada tiga daerah yang mengalami kerusakan jalan paling berat. Pertama Wates, kemudian Binangun, dan tetakhir Panggungrejo.

 ‚ÄúTiga daerah itu memang kita nilai punya kerusakan paling berat. Banyaknya kendaraan muatan berat, menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan,” kata Nanang Adi, Kamis (28/02/2019).

Hingga saat ini, lanjut Nanang, ada sekitar 200 kilometer ruas jalan di Kabupaten Blitar yang mengalami kerusakan berat. Berdasarkan pantauannya, dari 1.383 kilometer ruas panjang jalan di Kabupaten Blitar, 24 persen diantaranya atau 200 kilometer jalan masuk kategori rusak berat.

“Yang kategori berat, kerusakannya mencapai 200 kilometer. Kemungkinan masih banyak ruas jalan di wilayaj Kabupaten Blitar yang mengalami kerusakan ringan, namun juga perlu segera diperbaiki. Makanya kita akan terus memantau di lapangan,” ujarnya.

Nanang menandaskan, perbaikan jalan yang mengalami rusak berat akan dilakukan secara bertahap. Karena diharapkan perbaikan bisa dilakukan semaksimal mungkin, sehingga membutuhkan anggaran yang cukup besar. (Fajar AT)

Pemkot Blitar Bakal Bangun Tempat Khusus Penyembelihan Kambing di RPH
Dalam Sehari di Blitar, Terjadi Tiga Peristiwa Kebakaran
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.