Bupati Blitar, Rijanto melantik dan mengambilan sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar

BERITABLITAR.COM – Bupati Blitar, Rijanto akhirnya melantik 4 pejabat pimpinan tinggi pratama, Rabu (27/2/2019) sekitar pukul 08.00. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar ini, digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro.

Empat pejabat tinggi pratama yang dilantik dan diambil sumpah/janji diantaranya, Adi Andaka sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Tavip Wiyono sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Suhendro Winarso sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), serta Tuti Komaryati sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda.

Para pejabat di lingkup Pemkab Blitar merupakan barisan depan dalam mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar. Pejabat yang baru dilantik diharapkan agar segera beradaptasi diposnya yang baru. Sehingga apa yang dilakukannya nanti bisa lebih meningkat dari pejabat sebelumnya.

“Saya ucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Tentu apa yang dihasilkan pansel semuanya bagus. Tapi ini yang terbaik. Kita berharap kedepan semakin sejahtera, maju dan berdaya saing,” kata Bupati Blitar, Rijanto dalam sambutannya.

Bupati menandaskan, sebuah jabatan yang tinggi bukan untuk dibanggakan. Tetapi semakin tinggi jabatan, maka tanggungjawabnya juga semakin besar. Otomatis, beban yang berada dipundaknya juga semakin berat.

“Jabatan tidak usah dikejar-kejar, karena kalau bekerja dengan baik akan datang sendirinya. Kita lihat dibeberapa tempat ada jual beli jabatan, itu harus dihindari. Kita harus percaya pada diri sendiri, mekanisme, dan atasan yang tentu berusaha sebaik-baiknya,” tandas orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar, Mashudi menyampaikan, ada satu formasi yang dibuka tidak terisi, yaitu Direktur RSUD Wlingi. Pasalnya hanya ada dua yang mendaftar, sedangkan sesuai persyaratan minimal harus ada empat pemdaftar. Sehingga pengumuman dan proses lebih lanjut dilakukan penundaan.

“Untuk jabatan yang ditinggalkan para pejabat yang baru dilantik, secepatnya akan dilakukan mutasi atau bahkan kita lakukan promosi. Saat masih proses, kalau penentuan waktunya, kita tentu ikut dengan pimpinan. Sedangkan untuk Direktur RSUD Wlingi, kita targetkan April 2019 sudah terisi,” ujar Mahudi. (Fajar AT/hms)

Dalam Sehari di Blitar, Terjadi Tiga Peristiwa Kebakaran
Bea Cukai Blitar Sita Ratusan Ribu Rokok Ilegal
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.