Puji Cahyono (48), oknum wartawan sebuah surat kabar diamankan Sat Reskim Polres Blitar Kota lantaran terbukti melakukan pemerasan

BERITABLITAR.COM – Puji Cahyono (48), oknum wartawan sebuah surat kabar diamankan Sat Reskim Polres Blitar Kota. Warga Perum Sukodono Permai Blok G-4 RT 24 RW 05 Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang ini terbukti melakukan aksi pemerasan terhadap sejumlah orang di Blitar.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, pelaku adalah seorang oknum wartawan sebuah tabloid mingguan asal Lumajang. Menurut Adewira, modus operandi pelaku adalah dengan membuntuti aktifitas korbanya di sejumlah hotel dan tempat hiburan. Begitu ada kesempatan, pelaku memfoto korban secara diam-diam. Selanjutnya, pelaku kembali membuntuti korban sampai rumah. Setelah pelaku mengetahui rumah dan identitas  korban, pelaku berpura – pura bertamu dan menanyakan nomor handphone korban.

“Setelah pelaku berhasil mendapatkan nomor handphone korban, pelaku kemudian menghubungi korban dan meminta sejumlah uang disertai ancaman kepada korban apabila permintaan pelaku tidak dituruti oleh korban, maka pelaku akan menyebarluaskan foto-foto korban melalui media tertentu,” kata Adewira Negara Siregar, Selasa (19/2/2019).

Lebih lanjut Adewira Negara Siregar menjelaskan, karena terus diancam, korban yang merupakan pengusaha salon ini kemudian mengikuti permintaan pelaku untuk mentransfer uang ke rekening pelaku dengan total mencapai Rp 40 juta. Meski permintaanya sudah dipenuhi, ternyata pelaku terus menebar ancaman kepada korban. Hingga akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Pelaku berhasil diamankan di SPBU Tugu Rante Sanankulon setelah korban melapor ke polisi,” tandasnya.

Adewira Negara Siregar menambahkan, salam pemeriksaan terungkap pelaku tak hanya sekali melakukan aksinya di Blitar. Namun sudah beberapa kali melakukan pemerasan terhadap warga Kabupaten dan Kota Blitar dengan dibantu salah satu rekanya yang saat ini masih buron.

“Di Blitar sudah ada beberapa korban yang diperas oleh pelaku. Dengan modus yang sama yaitu membuntuti korban di sejumlah hotel dan tempat hiburan kemudian difoto. Korbanya tak hanya pengusaha namun juga ada yang ASN (Aparatur Sipil Negara),’ jelas Kapolres.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu lembar bukti setoran uang Bank  BCA, handphone, kartu ATM, dompet berisi uanh sebesar Rp 4 juta, dua Id card wartawan Metro Indonesia dan Metro Times. Pelaku dijerat dengan pasal 368 tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (Fajar AT)

Tiga Kader PDI P Dikabarkan Bakal Dampingi Santoso Sebagai Wawali Blitar
DPRD Kota Blitar Mulai Serap Aspirasi Masyarakat
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.