Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo menyambut kedatangan Kepala BNN RI, Komjen Pol Drs Heru Winarko, S.H di ruang candi penatatan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar Kanigoro.

BERITABLITAR.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) beserta rombongan mengunjungi Pemerintah Kabupaten Blitar, Jumat (8/2/2019) malam. Kedatangan Kepala BNN RI disambut langsung di ruang candi penatatan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar Kanigoro.

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo dalam sambutannya mengatakan, kunjungan Kepala BNN RI ini merupakan kehormatan bagi Kabupaten Blitar sebagai inspirasi dan motivasi untuk semakin menggelorakan semangat anti narkoba.

Menurut Marhaenis, masalah narkoba tidak hanya menjadi masalah BNN, namun juga menjadi masalah bersama.

“Komponen bangsa juga harus berpatisipasi mencegah dan mengantisipasi adanya narkoba. Selama ini, kita bersama BNN telah menjalin hubungan baik, kerja sama maupun sinergi dalam menjalankan programnya,” kata Marhaenis.

Ditambahkan Marhaenis, dalam membantu mencegah peredaran narkoba, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya. Seperti masuk di sekolah-sekolah maupun komunitas yang ada di Kabupaten Blitar untuk melakukan pencegahan. Sehingga harapannya masyarakat Kabupaten Blitar terhindar dari pengaruh bahaya narkoba. Selain itu kesadaran masyarakat serta Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) semakin meningkat.

“Ini terbukti, kelompok masyarakat meminta BNN melakukan sosialisasi program P4GN tersebut. Jadi program anti narkoba semakin terasa di Kabupaten Blitar,” tandas Marhaenis.

Lebih lanjut Marhaenis menuturkan, Pemerintah Kabupaten Blitar juga sudah mengalokasikan anggaran untuk memfasilitasi program P4GN dengan tujuan mendukung kerja BNNK Blitar.

“Kita harapkan, program P4GN ini terus berjalan dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BNN RI, Komjen Pol Drs Heru Winarko, S.H mengatakan, pencegahan dan pemberantasan narkoba harus berjalan bersama-sama. Satu diantara pencegahan narkoba adalah melakukan rehab terhadap pecandu narkoba. Menurutnya untuk mengoptimalkan rehap, juga harus didukung tempat yang memadai.

“Anak-anak kita yang tertangkap menggunakan narkoba, tentunya kan harus difikirkan mau dibawa kemana dan diarahkan kemana. Untuk itu BNNK maupun Rumah Sakit yang ada disini perlu disiapkan, baik dari dokternya maupun lainnya,” kata Komjen Pol Drs Heru Winarko.

Heru optimis, setelah pertemuam dengan Pemerintah Kabupaten Blitar ini, kedepan bisa saling bahu membahu untuk menyelesaikan masalah narkoba.

“Kami meminta masing-masing BNNK memberikan laporan pelaksanaan selama 2018, termasuk persiapan dan program di tahun ini,” pungkas Komjen Pol Drs Heru Winarko. (Fajar AT/hms)

Wartawan di Blitar Minta Remisi Pembunuh Jurnalis Dicabut
Wabup Blitar Buka Sosialisasi Pendidikan Pemilih Perempuan
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.