Pegukuhan bisnis peserta Jadi Pengusaha Mandiri (Japri) di ruang Candi Penataran lantai III Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar Kanigoro.

BERITABLITAR.COM – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar pengukuhan bisnis peserta Jadi Pengusaha Mandiri (Japri) di ruang Candi Penataran lantai III Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar Kanigoro, Kamis (07/02/19) pagi. Kegiatan ini dalam rangka percepatan pencapaian visi misi Kabupaten Blitar, yaitu menuju masyarakat Kabupaten Blitar yang lebih sejahtera, maju dan berdaya saing, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan kegiatan audisi pengembangan wirausaha (AbangWIRA).

Atas fasilitasi dari Pemprov Jatim, Pemkab Blitar didorong bekerjasama dengan United States Agency for International Development (USAID) Indonesia yang memiliki konsep sama dengan audisi pengembangan AbangWIRA, yakni kegiatan USAID JAPRI. 

Kepala Bappeda Kabupaten Blitar, Suwandito mengatakan, program AbangWIRA dikhususkan bagi pengusaha muda. Program ini baru pertama kali di Kabupaten Blitar. Dari 473 peserta, sebanyak 45 terbaik lolos seleksi dan telah dikukuhkan. Selanjutnya, 45 pengusaha muda itu akan digembleng selama 6 bulan untuk dipersiapkan dalam mengembangkan usahanya masing-masing. 

“Kita bukan mencari yang belum punya usaha maupun melatih untuk membuka usaha. Tapi kita cari mereka sudah punya usaha. Diantara kriteria yang masuk AbangWIRA, yakni punya usaha, punya komitmen mngembangkan usahanya, punya wawasan yang luas terhadap usaha mereka, dan mempunyai semangat untuk mengembangkan usahanya,” kata Suwandito usai pengukuhan.

Lebih lanjut Suwandito menyampaikan, diharapkan para pengusaha muda ini nantinya berperan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blitar. Selain itu, dari 45 pengusaha itu, nantinya juga bisa memberikan motivasi kepada anak muda lainnya untuk menjadi pengusaha mandiri. Karena saat ini, di Kabupaten Blitar ada ribuan pengusaha yang bergerak dibidang UMKM.

“Dengan adanya kegiatan ini, tentunya pertumbuhan sektor ekonomi diKabupaten Blitar harus meningkat. Kalau dari 45 yang lolos ini, usahanya bermacam-macam, ada pengusaha koi, batik, maupun pangan olahan. Yang jelas mereka sudah komplit sesuai apa yang dipunyai Kabupaten Blitar,” terangnya.

Dalam pengukuhan tersebut diantaranya dihadiri oleh perwakilan USAID Jakarta, perwakilan Institute of International Education (IIE), Tim pelaksana USAID JAPRI dari Prestasi Junior Indonesia (PJI) Jakarta, Bank Indonesia, perwakilan komunitas BUKALAPAK, dan para juri USAID Japri. (Fajar AT/hms)

Wabup Blitar Buka Sosialisasi Pendidikan Pemilih Perempuan
Tak Direstui Orang Tua, Satu CPNS Kabupaten Blitar Mengundurkan Diri
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.