Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto

BERITABLITAR.COM – Beberapa proyek di Kabupaten Blitar yang masuk dalam Tahun Anggaran 2018, masih ada yang hingga batas akhir ketentuan belum selesai. Atas keterlambatan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar memberi sanksi dan memberikan waktu perpanjangan pengerjaan proyek selama 50 hari kepada pihak kontraktor pelaksana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto mengatakan, setelah dilakukan evaluasi kembali, pihaknya melakukan blacklist kepada kontraktor yang mengerjakan proyek saluran air di daerah Kecamatan Garum. Karena hingga batas waktu yang disepakati, pengerjaan proyeknya belum selesai alias molor. 

“Sanksi ini terpaksa dilakukan, sebab pihak kontraktor setelah diberikan waktu selama 50 hari untuk menyelesaikan proyek, ternyata tidak berhasil menyelesaikannya 100 persen dan hanya berhasil diselesaikan sekitar 30 persen,” kata Puguh Imam Susanto, Rabu (06/02/2019).

Lebih lanjut Puguh Imam Susanto menyampaikan, pembayaran proyek disesuaikan dengan progres kinerja proyek yang dilakukan. Selain itu, sebelumnya pihaknya juga telah memberlakukan sanksi berupa denda kepada pihak kontraktor tersebut.

“Sanksi ini harus kita lakukan. Karena sesuai prosedur ini harus dilakukan,” pungkas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. (Fajar AT)

PWI Blitar Bagi-bagi Jus Jambu Kepada Ratusan Penderita Demam Berdarah
Saldo ATM Bank Jatim di Blitar 18 Juta Raib Dibobol Maling
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.