Sosis bakar milik Yudi Sundana, salah satu binaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)

BERITABLITAR.COM – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), sudah melakukan berbagai upaya agar UMKM yang ada di Kabupaten Blitar bisa bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Disperindag telah melakukan  pembinaan berupa pelatihan maupun sosialisasi kepada para pengusaha UMKM. Satu diantaranya pembinaan terhadap seorang pengusaha sosis bakar di Jalan Raya Dandong nomor 18 atau tepatnya di Kelurahan Dandong Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.

Pengusaha sosis bakar di Dandong Srengat, Yudi Sundana (31) mengaku, bahwa pembinaan yang diberikan oleh Disperindag sangat bermanfaat. Dari pelatihan yang diikutinya pada Maret 2018 lalu, dirinya memperoleh informasi yang sangat berharga seputar pembuatan sosis.

“Pembinaan dari Disperindag sangat bermanfaat. Kami jadi tahu bahan apa yang boleh atau tidak diperbolehkan untuk membuat sosis. Hal itu tentunya sangat membantu kami dalam mengolah sosis yang berkualitas. Karena kami harus menjaga kualitas produk agar semakin diminati pembeli,” kata Yudi Sundana.

Ide untuk terjun menjadi pengusaha sosis ini, lanjut Yudi,  berawal dari membuat sosis sendiri. Dimana anak-anaknya kebetulan suka dengan sosis buatannya. Dari situ, dirinya berinisiatif untuk membuat dan menjualnya kepada teman dan saudaranya.

“Alhamdulillah responnya bagus, jadi saya mulai menekuninya. Itu saya lakukan sekitar 2 tahun lalu,” jelas Yudi.

Dengan banyaknya produk sosis saat ini yang ditemukan mengandung bahan pengawet, Yudi mengaku prihatin. Berkat pembinaan dari Disperindag, dirinya mampu membuat sosis tanpa bahan pengawet. Adapun kelebihan sosis yang diproduksinya, diantaranya tidak memakai bahan pengawet, serta daging yang digunakan selalu baru atau segar.

“Untuk menjaga kualitas sosis, setiap hari saya membuat sosis, karena saya tidak pernah menstok daging. Dan yang paling penting menjaga kesehatan pembeli sendiri,” tandas Yudi.

Dia mengaku, jika dirinya saat ini sudah mampu membuat sosis dengan daging ayam maupun sapi. Untuk penjualannya, dia membuka warung tepat di Barat rumahnya. Selain itu, dirinya juga melayani pembeli yang melakukan pemesanan, mulai pukul 08.00 – 21.00 setiap harinya.

“Saya berharap kedepan kerjasama dengan Diseprindag lebih baik lagi. Baik pemberian informasi maupun bantuan,” harap Pria 31 tahun ini.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto mengatakan, pembinaan kepada pengusaha UMKM terus dilakukan. Ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mewujudkan visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar, yaitu berdaya saing. Sehingga pembinaan berupa pelatihan maupun sosialisasi rutin dilakukan, agar kualitas UMKM yang ada di Kabupaten Blitar terus berkembang.

“Selain pembinaan, kita juga sering mengundang para pengusaha UMKM untuk mengikuti pemasaran UMKM di beberapa tempat. Biasanya kita lakukan di kantor Pemerintah Kabupaten Blitar di Kanigoro. Ini tentunya sebagai ajang promosi mereka terhadap hasil produksinya. Jadi kita akan terus mendampingi mereka,” ujar Puguh Imam Susanto. (Mey/Fajar AT/adv)

Pemulung di Blitar Nekad Curi Anak Kambing  
Jumlah Bacaleg Kabupaten Blitar Berkurang 4 Orang  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.