Sidang Paripurna penyampaian penjelasan Bupati Blitar terkait tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)

BERITABLITAR.COM –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar Sidang Paripurna penyampaian penjelasan Bupati Blitar terkait tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Yaitu, Ranperda  Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Mayarakat Serta Perlindungan  Masyarakat,  Ranperda Ijin Usaha Peternakan Dan Kesehatan Hewan, dan Ranperda Retribusi Jasa Usaha.

Bupati Blitar, Rijanto mengatakan, Kabupaten Blitar memiliki potensi untuk investasi, sehingga Raperda ini dibutuhkan untuk pembangunan di Kabupaten Blitar. Adanya potensi tersebut tentunya diikuti permasalahan yang akan timbul di masyarakat, sehingga diperlukanya Raperda yang memgatur ketiganya.

“Kita memerlukan Perda yang mengatur masyarakat. Karena pontesi tentang kondesifitas di masyarakat cukup banyak”, kata Rijanto usai Sidang Paripurna, Kamis (01/02/2018).

Dijelaskan Rujanto, bahwa di Kabupaten Blitar juga memiliki potensi yang tinggi di bidang peternakan yang tumbuh di tengah masyarakat. Baik yang dikelola secara pribadi maupun yang dikelompokkan oleh perusahaan-perusahaan swasta. Dengan adanya Raperda ini, diharapkan dapat melindungi investasi, sehingga dapat menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Blitar.

“Kita tahu, bahwa dari peternakan saja, sudah dapat menyerab berapa tenaga kerja di Kabupaten Blitar, Ini hal yang luar biasa”, jelas Rijanto.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto menyampaikan, dari ketiga Ranperda tersebut telah diselaraskan dengan Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapperda). Dan selanjutnya oleh Bapperda akan diagendakan untuk segera diparipurnakan.

“Setelah penjelasan Bupati direncanakan akan segera disampaikan  pandangan umum fraksi.  baru kemudin dibentuk  pansus”, tandas Suwito Saren Satoto.

Nanti setelah terbentuk pansus, DPRD kembali akan menggelar paripurna untuk mengesahkan Raperda tersebut menjadi Perda di Kabupaten Blitar.

“Kita akan segera bentuk pansus dan segera mengesahkan menjadi perda”, pungkas Suwito. (*)

Penyidik Segera Tetapkan Pemilik Peternakan Babi Desa Tembalang Jadi Tersangka
BNN Ringkus Dua Pengedar Sabu Antar Kota  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.