Anak-anak SSB Putra Gemilang bersama dengan manajer dan wali murid setelah menjadi kampiun Turnamen Danone Regional Jatim beberapa waktu lalu di Malang. SSB Putra Gemilang Ponggok Wakili Jatim ke Turnamen Danone Nasional Cup 2018

Latihan keras dan doa akhirnya mengantarkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Gemilang, Desa/Kecamatan Ponggok U-12 menjuarai Turnamen Danone regional Jatim 2018 sebagai juara 1. SSB yang banyak melahirkan pemain sepakbola bertalenta Blitar ini, berhak mewakili Jawa Timur ke turnamen tingkat nasional.

Perasaan bangga sedang meliputi keluarga besar Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Gemilang Ponggok. Pasalnya, tim yang dikapteni oleh Reka Safiq ini berhasil menjadi kampiun Turnamen Danone Regional Jawa Timur yang digelar di Stadion Gajayanan Malang pada 27-18 Januari.

Menjuarai turnamen danone tingkat regional Jatim ini bukan perkara mudah, sebab pada seleksi antar kabupaten, dimana anak-anak SSB Putra Gemilang masuk dalam Zona Barat yang terdiri dari sekolah-sekolah sepak bola dari Blitar Raya, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Nganjuk. Pada seleksi zona barat ini diikuti sekitar 82 tim.

“Pada seleksi zona barat ini diambil 10 tim, dan SSB Putra Gemilang hanya menjadi 5 besar, dan berhak maju ke tingkat regional Jatim,” tegas Pelatih SSB Putra Gemilang Tian David Fahturrozi.

Namun, meskipun hanya menjadi 5 besar, usaha keras untuk menjadi yang terbaik dan tidak kenal kata menyerah dilakoni anak-anak. Kurang lebih 42 tim dari empat zona di Jatim dipertemukan lagi untuk mencari yang terbaik. Bermain di Stadion GajayanaMalang tidak membuat anak-anak berkecil hati.

“Awalnya sempat down, namun kemudian menegaskan kepada anak-anak agar tetap focus, dan inilah kesempatan untuk menjadi yang terbaik di Jatim. Akhirnya ini memotivasi anak-anak, hingga kemudian menjadi juara 1,” tegas pelatih 31 tahun ini.

Berbekal pelatihan yang tersistematis, dan manajemen SSB Putra Gemilang yang saat ini memiliki program akademi, dan satu-satunya SSB yang memiliki fasilitas lapangan latihan sendiri yang dilengkapi lampu hingga asrama untuk pemain-pemain muda berbakat khususnya U-15-U-17 dari berbagai daerah di Jatim.

“Jika dikelola dengan baik, serta fasilitas yang mumpuni, talenta anak-anak ini semakin mengkilap, sesuai dengan semboyan yang diungkapkan Dewan Pembina SSB Putra Gemilang Medi Wibowo, SSB Putra Gemilang tidak banyak bicara, tetapi kami banyak memberi bukti,” tegas Kepala SSB Putra Gemilang Suntara.

Sedangkan Manajer SSB Putra Gemilang Tentrem Wijioni mengakui, sejak didirikan pada 2011 lalu, sudah banyak pemain binaan SSB Putra Gemilang yang mendapat perhatian. Misalnya, Bima Dwi Atmaja yang ikut berlaga di Gotia Cup di Swedia, kemudian Alfiano Argi yang sempat bergabung dengan Timnas U-14 di Myanmar, 3 anak ikut tim PSBK junior ke China.

“Dan yang paling menonjol adalah prestasi yang ditunjukkan M. Imam Khanafi yang ikut membawa Blitar United (BU) menjadi juara Liga III yang juga merupakan binaan kami,” ujar pria ramah ini.

Persiapan panjang kurang lebih dua tahun untuk menyiapkan tim menghadapi Turnamen Danone ini membuahkan hasil. Dukungan dari para wali murid, serta polesan teknik bermain dari Medi Supartono, sekitar pada April nanti akan kembali diuji pada turnamen Danone 2018 tingkat nasional.

“Saya dan semua teman-teman pengurus SSB Putra Gemilang bakal berusaha keras, dan terus menempa anak-anak ini untuk bisa menjadi yang terbaik di Indonesia, dan nanti bisa mewakili Indonesia ke Turnamen Danone internasional di Rusia, kami bermimpi ke Rusia,” tekadnya. (*)   

Rp 6 Miliar Disiapkan Untuk Pembangunan Jalur Arah Wlingi Blitar ke Ngantang Malang  
KRPK Laporkan 12 Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Terkait Kasus KONI  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.