HR, pelaku pencurian baju di sebuah toko baju di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

BERITABLITAR.COM – Karena tidak memiliki cukup uang untuk membeli pakaian, seorang ibu rumah tangga di Blitar nekat mencuri pakaian di sebuah toko baju di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. HR (44), yang juga warga Desa Kalipucung, Sanankulon, Kabupaten Blitar ini mengaku mencuri pakaian untuk dipergunakan sendiri. Dalam aksinya pelaku terekam kamera CCTV toko baju tersebut.

Menurut pengakuan pelaku, dia tidak punya cukup uang untuk membeli pakaian, karena penghasilan suaminya hanya berprofesi sebagai tukang batu. Sebelumnya diketahui, jika pelaku saat masih bersama suami pertamanya yang berprosfesi sebagai pengusaha, gaya hidupnya terbilang cukup mewah.

“Mungkin karena sudah terbiasa hidup mewah, sehingga pelaku nekat mengambil baju-baju tersebut”, kata Kapolsek Kanigoro, AKP Purdiyanto kepada wartawan, Senin (29/01/2018).

Lebih lanjut Purdiyanto menyampaikan, hasil pemeriksaan ternyata pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak dua kali, dengan cara melihat-lihat koleksi baju. Namun begitu penjaga toko lengah, pelaku memasukkan beberapa pakaian ke dalam celananya. Setelah itu pergi begitu saja meninggalkan toko dengan naik sepeda motor.

“Modusnya pelaku melihat-lihat koleksi baju. Setelah ada kesempatan pelaku mengambil empat potong pakaian dan dimasukkan ke dalam celana”, jelas Purdiyanto.

Purdiyanto menambahkan, aksi pelaku diketahui setelah pemilik toko curiga dengan beberapa hanger pakaian dan patung manekin yang kosong. Setelah di cek di CCTV ternyata pakaian-pakaian tersebut telah hilang dicuri.

Karena merasa dirugikan, pemilik toko akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kanigoro. Setelah dilakukan penyelidikan, Polsek Kanigoro berhasil mengantongi identitas pelaku setelah mempelajari rekaman CCTV. Identitas pelaku diketahui berinisial HR (44), warga Desa Kalipucung, Sanankulon, Kabupaten Blitar.

“Identitas pelaku berhasil kami ketahui dari seragam sekolah yang digunakan anaknya yang masih berusia 5 tahun, saat diajak ke toko pakaian untuk melakukan aksi pencurian tersebut. Dan saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya lima buah pakaian yang masih ada label tokonya”, ungkap Purdiyanto.

Sementara HR mengaku, sebelumnya aksi serupa sudah dilakukan sebanyak dua kali di toko yang sama. Dia mengakui semua baju yang dicuri adalah untuk dipakai sendiri.

“Semua baju yang saya curi untuk dipakai sendiri. Saya melakukan dua kali, yang pertama saya lupa kapan, yang kedua hari Sabtu 20 Januari lalu”, kata HR saat berada di Polsek Kanigoro.

Akibat perbuatannya, pelaku terjerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Namun, polisi tidak melakukan penahanan karena masih memiliki anak balita yang butuh perawatan ibunya.

“Selama proses penyelidikan, kami tidak menahan pelaku, karena masih mempunyai anak balita yang butuh perawatan ibunya”, pungkas Purdiyanto. (*)

Coklit Calon Pemilih Pilgub 2018, PPDP Sasar 400 Ribu KK  
Disapu Angin Kencang, Rumah Lansia di Wonotirto Blitar Roboh
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.