Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM

BERITABLITAR.COM – Hingga saat ini, investor pembangunan pabrik gula Kaulon, belum melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik gula tersebut. Apalagi, jika warga enggan melepaskan lahannya untuk lokasi pabrik, maka dipastikan pembangunan pabrik tidak akan terealisasi atau terancam batal.

Sebenarnya Kabupaten Blitar memiliki potensi untuk membangun dua parbik gula, yaitu pabrik gula di Desa Rejoso Kecamatan Binangun dan pabrik gula di Desa Kaulon Kecamatan Sutojayan. Namun, karena sampai saat ini pihak investor belum melakukan pembebasan lahan yang akan dijadikan lokasi pabrik. Maka Pemkab Blitar tidak bisa memastikan, apakah pembangunan pabrik gula di Desa Kaulon tersebut bakal berlanjut atau tidak.

“Saya tidak bisa memastikan, apakah jadi dibangun atau tidak. Karena sampai saat ini, investor masih belum melakukan pembebasan lahan”, kata Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM saat dikonfirmasi, Kamis (25/01/2018).

Rijanto menambahkan, sampai sekarang pihak investor pabrik gula di Desa Kaulon Kecamatan Sutojayan, masih dalam tahap mengurus perizinan. Diantaranya, izin prinsip dan izin lokasi. Sedangkan terkait pembebasan lahan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena pihaknya tidak bisa serta merta ikut terlibat dalam pembebasan lahan.

“Kami tidak berkapasitas untuk mengarahkan warga membebaskan lahannya”, jelas Bupati Blitar.

Lebih lanjut Bupati Blitar menyampaikan, jika pihak investor tidak bisa membebaskan lahan, maka pembangunan pabrik gula bakal terhenti. Namun sebaliknya, jika investor bisa membebaskan lahan, maka pembangunan pabrik gula bakal berlanjut..

“Kita tunggu saja perkembangannya. Kapan investor akan membebaskan lahan, Karena persoalan pembebasan lahan merupakan kewenangan pihak investor”, pungkas Bupati Blitar. (*)

Tanpa Surat Salinan, PH dr Soepriyo Tetap Ajukan PK  
Pemasangan Rambu Lalu Lintas Di Kabupaten Blitar, Baru Capai 30 Persen  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.