Agus Cahyono dan Krisna Andrian, pengedar ribuan pil Dobel L saat diamankan Satresnarkoba Polres Blitar.

BERITA BLITAR.COM – Dua pengedar ribuan tablet Okerbaya jenis Dobel L, diamankan Satresnarkoba Polres Blitar, di tempat yang berbeda dalam waktu bersamaan. Akibat perbuatannya kedua pengedar yaitu Agus Cahyono (32), warga Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro, dan Krisna Andrian (26), warga Desa Jeruk Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, saat ini meringkus di ruang tahanan Polres Blitar.

Menurut Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya, saat ini penyidik Satresnarkoba Polres Blitar masih melakukan penyelidikan, apakah ada hubungan antara kedua pengedar yang telah diamankan.

Dari keduanya tersangka, polisi berhasil mengamankan ribuan butir pil koplo. Dari Agus Cahyono, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 3900 butir pil Dobel L yang sudah dikemas dalam plastik bening siap edar. Sementara dari Krisna Andrian, polisi mengamankan sebanyak 73 butir pil Dobel L.

“Selain barang bukti berupa ribuan pil kami juga mengamankan barang bukti lainnya diantaranya sejumlah uang tunai dan handphone,” kata Slamet Waloya, Rabu (24/01/2018).

Lebih lanjut Slamet Waloya menyampaikan, Agus Cahyono berhasil diamankan dirumahnya. Sedangkan Krisna Andrian diamankan di Desa Popoh Kecamatan Selopuro saat akan melakukan transaksi dengan pelanggan, Selasa (23/01/2018) sore.

“Kedua pelaku diamankan dari dua tempat yang berbeda, namun pada hari yang sama”, jelasnya.

Para pelaku dalam mengedarkan pil Dobel L tersebut, modusnya hampir sama dengan pelaku lainnya yang telah diamankan.

“Mereka komunikasi melalui SMS dan media sosial, serta melalui informasi dari mulut ke mulut”, pungkas Kapolres Blitar.

Akibat perbutannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 196 dan pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman  maksimal 7 tahun penjara. (*)

Balita Di Blitar Meninggal Akibat Demam Berdarah  
Tim PH dokter Soepriyo Iman Bantah Kliennya Palsukan Dokumen  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.