Penambang pasir ilegal yang enggunakan mesin penyedot pasir di dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

BERITABLITAR.COM, Ponggok – Satreskrim Polres Blitar Kota melakukan penggrebekan aktivitas penambang pasir ilegal di dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar di aliran lahar Gunung Kelud, Rabu (17/01/2018) sore kemarin.

Sebenarnya kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Blitar sering mengingatkan para penambang ilegal di aliran lahar Gunung Kelud Kabupaten Blitar tersebut. Namun penambang pasir ilegal di wilayah Kabupaten Blitar masih marak terjadi. Bahkan sejumlah penambang masih banyak yang menggunakan alat penyedot pasir dengan menggunakan mesin diesel.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, dalam pengrebekan penambang pasir ilegal tersebut, Polisi menetapkan dua tersangka. Diantaranya,  Nur Goib (40) dan Bambang Kuswanto (39), keduanya warga dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

“Kami menetapkan dua penambang sebagai tersangka, namun mereka tidak kami ditahan”, kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono kepada beritablitar.com, Kamis (18/01/2018).

Penggerebekan tersebut, berawal dari laporan masyarakat tentang maraknya aktivitas penambang pasir di dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, kawasan aliran lahar Gunung Kelud. Bahkan sejumlah penambang juga menggunakan peralatan mekanik berupa diesel untuk menyedot pasir.

“Setelah kami lakukan penyelidikan ternyata benar ada aktivitas menambang pasir menggunakan diesel. Selanjutnya kami langsung mengambil tindakan penggerebekan Rabu sore kemarin”, tandas Heri Sugiono.

Selain menetapkan dua orang sebagai tersangka, Satreskrim Polres Blitar Kota, juga menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit dump truk warna putih Nopol  S 9325 UQ, 1 unit diesel, 1 buah pipa paralon, 1 buah selang spiral, dan 1 sekop. Polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 410.000.

“Sementara para tersangka kami pulankan. Sedangkan semua barang bukti kami sita”, pungkasnya. (*)

Pansus Jatilenger Panggil 14 Instansi, Inventarisasi Permasalah  
Razia Pelajar Bolos, Satpol PP Temukan Gambar Porno di Ponsel Pelajar  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.