Kepala Disporbudpora Kabupaten Blitar, Luhur Sejati

BERITABLITAR.COM – Sebanyak 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil di Kabupaten Blitar, tidak bisa memenuhi taget Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2017.  Salah satunya  OPD tersebut, Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disporbudpora) Kabupaten Blitar.

Kepala Disporbudpora Kabupaten Blitar, Luhur Sejati meyampaikan, terhitung sejak 2013 hingga tahun 2017, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya di bidang pariwisata selalu meningkat. Namun setiap tahunnya, realisasi PAD belum mencapai target yang ditentukan.

“Sebenarnya realisasi PAD kita selalu naik selama kurun waktu 2013 sampai 2017. Tetapi memang kami akui masih tetap tidak bisa mencapai target”, kata Luhur Sejati, Selasa (16/01/2018).

Lebih lanjut Luhur menjelaskan, di 2017 lalu realisasi PAD dari bidang pariwisata hanya tercapai 66,33 persen. Dimana target yang telah ditentukan senilai Rp 3,54 miliar, namun hanya tercapai Rp 2,35 miliar rupiah. Target PAD yang selama ini ditetapkan nilainya sangat tinggi. Sehingga Disporbudpora Kabupaten Blitar masih belum mampu untuk mencapai target tersebut.

“Yang jelas di tahun ini kita juga akan berupaya maksimal agar target PAD bisa tercapai. Di bidang pariwisata yang menjadi penyumbang PAD kita, yaitu dari sektor retribusi dan hiburan”, jelas Luhur Sejati.

Semnetara, menurut anggota Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Mujib, justru potensi penghasil PAD di Kabupaten Blitar masih cukup besar. Apalagi yang saat ini sedang menggeliat adalah dari sektor pariwisata.

“Saya melihat, dalam menaikkan target PAD itu hanya berdasarkan asumsi dan tidak pada fakta dilapangan. Padahal potensi yang kita miliki sangat luar biasa”, tegas politisi Gerindra. (*)

Tabung Gas Bledak, Rumah Camat Nglegok Terbakar  
AWAAASS !!! Waspadai Penyebaran DBD
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.