BERITABLITAR.COM, Srengat –  Hingga hari kedua pencarian jasad Ariyang Wimuji Putra (16), siswa SMP Negeri 3 Srengat yang terjun ke sungai Brantas, Selasa (09/01/2018) kemarin. Petugas gabungan dari Polisi, TNI, BPBD, dan SAR, belum menemukan jasad pelajar kelas 7 tersebut.

Pantauan beritablitar.com di lokasi kejadian, petugas gabungan dari Polisi, TNI, BPBD, dan SAR menyisir sungai Brantas, untuk mencari jasad Ariyang. Namun hingga kini pencarian tersebut belum membuahkan hasil.

Sebelumnya diberitakan, Ariyang nekat terjun ke sungai lantaran kepergok merokok di sekolah bersama beberapa temannya, dan mereka dipanggil guru BP untuk diberi pengarahan. Hal ini menurut pengakuan Supri Asmoro, guru SMP Negeri 3 Srengat. Dan keesokan harinya, orang tua siswa dipanggil ke sekolah, namun saat orang tua Ariyang datang di sekolah, entah merasa ketakutan atau apa, tiba-tiba Ariyang langsung lari meninggalkan sekolah sambil menangis. Mengetahui hal itu satpam dan guru mengejar Ariyang.

Beberapa saat kemudian, Ariyang diketemukan sudah berada di atas jembatan kereta api Nguri. Sebelumnya, guru dan beberapa orang sempat membujuk korban agar mengurungkan niatnya terjun ke sungai, namun Ariyang tetap terjun ke sungai Brantas.

Belakangan ini beredar kabar di media sosial face book, jika keluarga Ariyang membantah pemberitaan kalau Ariyang terjun ke sungai lantaran kepergok merokok di sekolah.. Menurut pengakuan keluarga korban di face book, Ariyang nekat bunuh diri bukan karena merokok, tapi ketahuan guru sekolah membawa bedak dan lipstik.

Mengutip tuliskan Cheef Semprol, keluarga Ariyang di akun face booknya.

“Meluruskan cerita yang salah bahwasanya adik kami Ariyang masuk BP tidak karena ketahuan merokok.
Cerita yang asli adalah Ariyang ketahuan membawa bedak dan lipstik
Ibu Ariyang pun sudah datang ke sekolah. Saat di sekolahan ibu & Ariyang sempat bertemu, bahkan Ariyang sempat meminta jajan milik adiknya.
Sebenarnya Ariang ingin di ajak pulang oleh ibunya tapi Ariang masih di ajak berbicara oleh gurunya. Jadi ibunya pulang dulu dengan adiknya.
Ibu Ariang baru sampai rumah, belum sampai masuk rumah sudah mendapati kabar bahwa anak nya menyeburkan diri ke sungai.
Semoga Ariyang Yesi Jr. Cepet ditemukn dengn keadaan selamat. Amin
Ariyang ndang wsol Lee meskne ibuk mbi bpk lee”. (*)

GTT Kota Keluhkan Gaji Rendah ke Dewan
BNN Kabupaten Blitar Tes Urine di Lapas  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.