Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti
  • 94 Kasus DBD di Blitar, 4 Meninggal Dunia

BERITABLITAR.COM – Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengungkapkan, kasus Deman Berdarah (DBD) di Kabupaten Blitar pada 2017 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Ini berkat keberhasilan upaya Pemerintah Kabupaten Blitar dan kesadaran masyarakat yang tinggi dalam menanggulangi kasus Deman Berdarah (DBD) melalui program Satu Rumah Satu Jumantik.

Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat, mulai Januari hingga Desember 2017, ada 94 kasus demam berdarah di Kabupaten Blitar. Dari 94 kasus tersebut, 4 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

“Kami mencatat, selama 2017 jumlah penderita DBD di Kabupaten Blitar sebanyak 94 kasus. Dari jumlah tersebut, 4 orang dinyatakan meninggal”, kata Krisna Yekti kepada beritablitar.com, Minggu (07/01/2018).

Berdasarkan data tersebut, bisa dipastikan jika kasus demam berdarah di Kabupaten Blitar mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan  2016 yang mencapai 308 kasus dengan 7 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Penurunan ini, selain karena kesadaran masyarakat yang tinggi, juga salah satunya karena program Satu Rumah Satu Jumantik yang kita galakkan sejak awal 2017”, ungkap Krisna Yekti.

Untuk mengantisipasi meningkatnya kasus DBD di tahun 2018,  lanjut Krisna, hingga sekarang, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, terus melakukan pemantauan.

“Sampai saat ini, kita terus melakukan program-program antisipasi terkait kasus DBD”, tandas Krisna Yekti. (*)

Pendaftaran Seleksi Terbuka Jabatan Di 5 OPD Telah Dibuka  
Pondasi Rumah Ambrol Tergerus Air Hujan  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.